Olimpiade Kelar, PBSI Minta Pemain Fokus Piala Sudirman dan Thomas-Uber

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii (kanan) melakukan tos dengan Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna (tengah) disaksikan Menpora Zainudin Amali (kedua kanan) dan Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Warih Sadono (kiri) setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 4 Agustus 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Pebulutangkis ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii (kanan) melakukan tos dengan Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna (tengah) disaksikan Menpora Zainudin Amali (kedua kanan) dan Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Warih Sadono (kiri) setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 4 Agustus 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, JakartaPengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Indonesia (PBSI) mengingatkan para atletnya mengalihkan perhatian pada turnamen lain seusai Olimpiade Tokyo 2020. Ketua PBSI Agung Firman Sampurna mengatakan dua turnamen besar sudah menanti yaitu Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber. 

    "Rasa bahagia atas kemenangan masih sangat terasa, tapi waktu istirahat hanya sebentar. Kami harus bersiap untuk turnamen internasional, yaitu Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber. Kami punya ambisi besar untuk menang," kata Agung di Jakarta, Kamis, 5 Agustus 2021.

    Piala Sudirman 2021 rencananya akan digelar di Vantaa, Finlandia, pada 23 September-3 Oktober. Satu pekan berikutnya, ajang Piala Thomas-Uber yang sudah tertunda satu tahun akan bergulir di Aarhus, Denmark pada 9-17 Oktober.

    Agung menuturkan turnamen-turnamen besar itu seharusnya menjadi ajang "balas dendam" bagi atlet yang gagal di Olimpiade Tokyo untuk mencetak kemenangan. Melalui semangat baru melalui kemenangan dua medali, emas dan perunggu, dari Tokyo, dan evaluasi pemain, ia berharap supremasi bulu tangkis Indonesia bisa kembali tahun ini.

    Agung yang berbicara dalam kesempatan penjemputan kontingen Merah Putih di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu malam, tak lupa juga menyampaikan selamat kepada Greysia Polii, Apriyani Rahayu dan Anthony Sinisuka Ginting atas capaian membanggakan dari Tokyo. "Saya sangat bersyukur, dalam keadaan sulit ini setidak memperoleh medali emas dari ajang Olimpiade," Agung menuturkan.

    Greysia / Apriyani dan kolega tiba di Jakarta pada pukul 23.45 WIB. Selain mengangkut timnas bulu tangkis kloter II, juga ikut serta Ketua kontingen Indonesia Rosan Roeslani, atlet angkat besi, atletik, dan menembak.

    Setelah turun dari pesawat, Greysia / Apriyani diberikan penghargaan berupa water salute lalu diikuti acara penyambutan. Turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, dan beberapa pimpinan cabang olahraga lainnya.

    Baca juga : Bulu Tangkis: BWF Tetapkan Peraih Emas Olimpiade Lolos ke World Tour Finals

    Baca juga : Jika Greysia Polii Pensiun, 4 Pemain Ini Bisa Jadi Pasangan Apriyani Rahayu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.