Atlet Belarus Tiba di Polandia sebagai Pengungsi Usai Konflik Tim di Olimpiade

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sprinter Belarusia Krystsina Tsimanouskaya yang berlindung di kedutaan Polandia di Tokyo, tiba di Bandara Internasional Narita saat ia berangkat ke Polandia, di Narita, timur Tokyo, Jepang, 4 Agustus 2021. REUTERS/Issei Kato

    Sprinter Belarusia Krystsina Tsimanouskaya yang berlindung di kedutaan Polandia di Tokyo, tiba di Bandara Internasional Narita saat ia berangkat ke Polandia, di Narita, timur Tokyo, Jepang, 4 Agustus 2021. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, JakartaKrystsina Tsimanouskaya, atlet Belarus yang ditarik paksa keluar dari Olimpiade Tokyo oleh timnya akhir pekan lalu, tiba di Polandia. Negara tersebut memberi suaka kepadanya.

    Sprinter berusia 24 tahun itu meninggalkan Jepang melalui bandara Narita, dekat Tokyo, Rabu pagi, 4 Agustus 2021. Setelah meninggalkan Kedutaan Besar Polandia di Tokyo, dia naik penerbangan menuju Wina dengan dua orang yang diyakini diplomat Polandia.

    Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Mercin Przydacz, seperti dikutip Kyodo, Kamis, 5 Agustus 2021, mengatakan bahwa sang atlet sedang bersama dinas diplomatik Polandia. "Seperti yang dinyatakan dalam banyak kesempatan, karena pertimbangan keamanan, kami tidak mengungkapkan detil penerbangan," kata Przydacz.

    Beberapa jam sebelum pesawat yang membawanya mendarat di Wina, Pavel Latushka, seorang aktivis oposisi Belarus terkemuka yang berbasis di Polandia yang mengetuai Organisasi National Anti-Crisis Management, mengatakan Tsimanouskaya akan tiba di ibu kota Polandia, meskipun rencananya telah berubah menjadi penerbangan langsung ke Warsawa.

    Tsimanouskaya mendapatkan visa kemanusiaan dari Polandia setelah dia menolak naik pesawat pada Ahad lalu. Ia mencari perlindungan kepada polisi Jepang di Bandara Haneda, Tokyo, dengan mengaku dipaksa kembali ke Belarusia usai mengkritik pelatihnya. Dia takut keselamatannya terancam jika kembali ke negaranya.

    Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengaku telah menerima laporan tertulis dari Komite Olimpiade Nasional Belarus tentang kasus Tsimanouskaya. Juru bicara IOC Mark Adams mengatakan komisi disipliner akan membuktikan fakta yang disampaikan setelah menerima laporan itu.

    IOC, kata Adams, akan menanyai dua staf tim Belarus yang diduga terlibat dalam upaya menerbangkan Krystsina kembali ke negerinya. Menurut Adams, kedua ofisial tersebut adalah Yuri Moisevich, pelatih kepala tim nasional Belarus, dan Artur Shumak, wakil Direktur Pusat Pelatihan Atletik Belarus. Adams tidak mengungkapkan apa yang tertulis dalam laporan tersebut.

    Baca juga : Suami Atlet Belarus Kabur ke Ukraina, Takut Ditekan Pemerintah

    Baca juga : IOC Mulai Selidiki Kasus Pulang Paksa Atlet Belarusia dari Olimpiade Tokyo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.