Valentino Rossi Pensiun, Ini Reaksi Para Pembalap MotoGP

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat memutuskan untuk pensiun di dunia balap motor GP, Valentino Rossi mengungkapkan,

    Saat memutuskan untuk pensiun di dunia balap motor GP, Valentino Rossi mengungkapkan, "Ini momen yang menyedihkan, karena sulit untuk mengatakan dan mengetahui bahwa tahun depan saya tidak akan melakukannya. balapan dengan sepeda motor." "Saya sudah melakukan ini selama kurang lebih 30 tahun! Jadi tahun depan hidup saya akan berubah, tapi bagaimanapun itu luar biasa. Saya sangat menikmatinya." "Itu adalah perjalanan yang sangat panjang. Benar-benar lucu. 25-26 tahun dalam kejuaraan dunia." REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah mempertimbangkan untuk tetap berada dalam olahraga motor bersama tim Aramco Sky VR46 Ducati musim depan, Valentino Rossi menyatakan pensiun dari MotoGP pada akhir musim ini. Pembalap veteran berusia 42 tahun itu pensiun setelah mempertimbangkan hasil buruk di paruh musim ini bersama tim Petronas Yamaha SRT.

    Fabio Quartararo, mantan rekan setimnya Maverick Vinales dan rekan setimnya saat ini untuk tiga balapan berikutnya Cal Crutchlow berbagi pemikiran mereka tentang Valentino Rossi dan keputusan juara dunia sembilan kali itu untuk pensiun pada akhir musim MotoGP 2021.

    Fabio Quartararo mengatakan keputusan Rossi masih sulit dipercaya. "Ya, sulit dipercaya. Dia sudah menjadi juara dunia dua kali dan saya masih belum lahir," kata Quartararo dikutip dari Crash, Jumat, 6 Agustus 2021.

    Pembalap asal Prancis itu meneruskan, “Membayangkan tahun depan dia tidak akan bersama kami di balapan tentu agak menyedihkan. Dia adalah orang yang membuat saya sangat ingin menjadi pembalap MotoGP ketika saya masih kecil. Bagi saya, dia adalah legenda olahraga ini. Dia memiliki karier yang luar biasa. Dia masih idola saya. Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkannya."

    Maverick Vinales juga berpendapat hampir sama dengan Quartararo. Terlebih lagi ia pernah berada dalam satu paddock bersama Rossi kala bersama tim Monster Energy Yamaha. "Benar-benar dia adalah referensi saya ketika saya masih kecil. Ketika saya mulai mencintai dan memiliki hasrat untuk balapan motor; Saya melihat perayaan Valentino dan bagaimana dia memenangkan kejuaraan," kata dia.

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kiri) memberikan ucapan selamat kepada rekannya Maverick Vinales yang meraih pole position dalam sesi kualifikasi MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Misano, Italia, Sabtu, 19 September 2020. Sayangnya, Rossi gagal finis dalam balapan ini REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap asal Spanyol itu meneruskan, “Sebagai seorang anak saya tumbuh dan memiliki kesempatan untuk berbagi tim dengannya. Yang pasti, untuk secara internal berbagi data, komentar, dan segalanya, Anda tahu saya memiliki kesempatan untuk belajar, ini yang paling penting."

    "Valentino lebih dari sekadar ikon, legenda, pada akhirnya dia adalah idola saya dan referensi yang saya miliki sejak saya berusia tiga tahun hingga sekarang. Ini menyedihkan, tetapi pada saat yang sama kami perlu mengucapkan terima kasih kepadanya karena dia banyak berkembang di MotoGP,” ujar Vinales.

    Valentino Rossi mengakhiri kariernya bersama tim Petronas Yamaha SRT. AKhir pekan ini, ia akan menjalani seri balap di MotoGP Styria di Red Bull Ring, bersama Cal Crutchlow, pengganti Franco Morbidelli yang sedang cedera.

    Bagi Cal Crutchlow, apa yang dilakukan Rossi sepanjang kariernya di MotoGP luar biasa. "Dia hanya salah satu dari ikon olahraga yang hebat sejak kita semua hidup. Seperti yang Anda tahu, saya berhenti pada usia 35 tahun. Saya tidak bisa melanjutkan ini untuk tujuh tahun ke depan, tetapi apa yang dia lakukan, motivasinya untuk menjadi cepat luar biasa," kata pembalap Inggris itu.

    Baca juga : Pensiun Akhir Musim Ini, Valentino Rossi Sebut Hal-hal yang Akan Dia Rindukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.