Djokovic Buru Ranking Satu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London: Petenis Serbia Novak Djokovic bertekad menjadi petenis ranking satu dunia pada 2009. Namun, petenis berusia 21 tahun tersebut menyadari tekanan untuk mewujudkan ambisi menjadi yang terbaik semakin besar.

    Djokovic saat in berada di posisi ketiga ranking dunia. Ia masih kalah dari petenis Spanyol Rafael Nadal, yang menempati ranking pertama, dan Roger Federer, yang berada di peringkat kedua. Namun, Djokovic yakin posisi tersebut akan berubah dalam beberapa bulan mendatang.

    "Menjadi nomor satu di ranking ATP adalah tujuan saya. Dan saya rasa itu bisa dicapai. Saya punya kualitas yang mumpuni untuk mencapai itu. Akan tetapi, saya harus berhati-hati dan tidak boleh kehilangan prioritas untuk menggapai target itu," ujar Djokovic.

    Menurut Djokovic, ia harus berkonsentrasi hingga hal-hal yang terkecil untuk bisa menjadi petenis terbaik dunia. Ia pun yakin bisa terus mengembangkan permainannya karena ia sangat berambisi.

    Prestasi Djokovic di ajang Grand Slam tahun ini cukup mengesankan. Ia menjadi juara Australia Terbuka dan melaju ke final di Prancis Terbuka dan Amerika Serikat Terbuka. Ia hanya gagal di Wimbledon ketika tersingkir di putaran kedua.

    Selain di Grand Slams, ia juga beberapa kali menjuarai ajang ATP Masters. Oleh sebab itu, optimisme Djokovic untuk meraih ranking satu dunia sangat tinggi.

    "Dengan penampilan saya awal musim ini, saya rasa semua orang menilai saya bisa menjadi nomor satu di ranking ATP. Sayang itu tidak terjadi," ujar Djokovic. "Tekanannya sekarang lebih besar lagi. Saya harus mempertahankan gelar Grand Slam untuk pertama kalinya di Melbourne (Australia). Itu bakal menjadi pengalaman pertama saya."

    Meski terus menatap ke atas, Djokovic tidak lantas melupakan petenis-petenis di bawahnya. Djokovic menilai petenis seperti Andy Murray akan semakin membaik tahun depan.

    "Di depan saya, ada dua pemain yang termasuk petenis-petenis terbaik dalam sejarah tenis. Tapi kami tidak boleh melupakan Murray dan Jo-Wilfried Tsonga yang sempat mengalami cedera musim lalu," imbuh Djokovic.

    SPORTAL| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.