Daniil Medvedev Juara US Open 2021, Semua Dimulai dari Iklan Klub Tenis

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaDaniil Medvedev, 25 tahun, meraih gelar Grand Slam pertamanya. Ia menjadi petenis pria Rusia pertama yang berhasil merebut gelar turnamen utama itu sejak Marat Safin menang di Australia Terbuka 2005. Petenis Russia ini membuat kejutan di US Open 2021. Ia menjadi juara dengan mengalahkan pemain unggulan pertama, Novak Djokovic, dengan skor 6-4 6-4 6-4 dalam final di Arthur Ashe Stadium, New York, Senin dinihari, 13 September 2021.

    Daniil Medvedev lahir pada 11 Februari 1996 di Moskow, Rusia dari pasangan yang Sergei dan Olga. Ia mulai merambah olahraga tenis ketika usianya masih manginjak 9 tahun. Walaupun lahir dari keluarga yang tidka punya background dengan olahraga, kedua orang tuanya berniat mendaftarkan Daniil untuk les berenang. Namun, ketika mereka sampai di kolam renang, Daniil melihat iklan untuk klub tenis. Disaat itulah ia memilih tenis sebagai olahraga yang membawanya meraih banyak prestasi.

    Di tingkat sekolah, Daniil Medvedev belajar fisika dan matematika. Dia belajar di rumah dan di program akselerasi. Hal ini memungkinkan dia untuk melanjutkan aktivitas olahraganya di luar waktu kerja. Ia kemudian masuk ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Terapan, namun sulit untuk menggabungkan studi dan tenis. Karena itu, dia memilih opsi kedua. Di samping tenis, pemuda itu hebat dalam video game. Dia bahkan mengalahkan juara Rusia untuk game FIFA.

    Karir profesional Daniil dimulai pada periode 2015-2016. Ketika itu ia melakukan debutnya di babak utama ATP (Association Tennis Professionals) Kremlin Cup 2015. Lebih lanjut, saat itu ia masih bermain dengan format ganda bersama Aslan Karatsev.

    Sedangkan untuk penampilan tunggalnya dimulai pada 2016 ketika ia bermain di ATP Nice Open. Dalam pertandingan ini ia dikalahkan Guido Pella dalam tiga set. Tiga minggu setealh itu ia meraih kemenangan ATP World Tour pertamanya di Ricoh Open 2016 lalu. Ketika itu Daniil mengalahkan petenis asal Argentina, Horacio Zeballos dengan straight set.

    Ia memenangi gelar ATP Tour pertamanya pada 2018 di Sydney, kemudian merebut dua gelar lain tahun itu, yakni Winston-Salem dan Tokyo. Daniil memenangi gelar Masters pertamanya pada 2019 di Cincinnati. Dalam prosesnya ia mengalahkan Novak Djokovic di semifinal. Dia mengikutinya dengan gelar Master kedua di Shanghai dan mengakhiri tahun dengan empat gelar.

    Medvedev mencapai final Grand Slam pertamanya di AS Terbuka pada 2019, kalah dari Rafa Nadal dalam lima set. Ia memenangi gelar Masters ketiganya di Paris pada tahun 2020 dan menutup tahun dengan gelar ATP Finals, mengalahkan tiga pemain top dunia (Djokovic, Nadal dan Dominic Thiem) di turnamen tersebut.

    Daniil Medvedev mencapai final Grand Slam keduanya di Australia Terbuka pada 2021, kalah dari Novak Djokovic dua set langsung. Ia berhasil merebut gelar Masters keempatnya di Kanada pada 2021 dan juga merebut gelar pertamanya di lapangan rumput di Mallorca. Ia pun menjuarai AS Terbuka 2021 dalam penampilan ketiganya di final Grand Slam.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca: Juarai US Open 2021, Daniil Medvedev: Kemenangan ini Terasa Lebih Manis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.