Demi Rekor Tinju Dunia, Anthony Joshua Mengaku Butuh Lawan Tyson Fury

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi Anthony Joshua saat melawan Kubrat Pulev dalam duel tinju dunia kelas berat di SSE Arena Wembley, London, Inggris, 13 Desember 2020. Pool via REUTERS/Andrew Couldridge

    Aksi Anthony Joshua saat melawan Kubrat Pulev dalam duel tinju dunia kelas berat di SSE Arena Wembley, London, Inggris, 13 Desember 2020. Pool via REUTERS/Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju dunia kelas berat IBF, WBA, WBO, IBO Anthony Joshua mengungkapkan keinginannya lagi untuk melawan Tyson Fury. Menurut dia, melawan petinju berjuluk The Gipsy King, empunya gelar WBC, bisa memperkuat jejaknya dalam sejarah olahraga tinju dunia.

    Ia percaya bahwa tinju kelas berat membutuhkan penyatuan gelar divisi secara penuh dan itu akan terjadi dalam waktu dekat. "Apakah saya membutuhkan Tyson Fury dalam rekor saya? Ya, saya membutuhkannya. Kita membutuhkannya untuk tinju. Jadi, mari kita lihat seberapa bagus saya," ujar Joshua dikutip dari Boxing Scene.

    Awal tahun ini, kedua petarung hampir mencapai kesepakatan final untuk saling duel pada bulan Agustus lalu di Arab Saudi. Kesepakatan itu berantakan ketika seorang hakim arbiter Amerika Serikat memerintahkan Fury untuk menghormati klausul pertandingan ulang melawan Deontay Wilder. Pertarungan trilogi antara Fury dan Wilder dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober di T-Mobile Arena di Las Vegas.

    Anthony Joshua dan Tyson Fury (boxingscene.com)

    Joshua juga akan tetap disibukkan dengan pertarungan melawan Oleksandr Usyk. Ia wajib mempertahankan gelarnya melawan Usyk, yang tak terkalahkan, pada 25 September di Stadion Tottenham Hotspur. Sebanyak 60 ribu diharapkan hadir untuk mendukung Joshua.

    Petinju Inggris itu akan melakoni laga berat. Usyk adalah pemenang medali emas Olimpiade dan mantan juara dunia kelas penjelajah yang tak terbantahkan. “Bertarung dengan petarung yang baik dan itu membuat mereka mengeluarkan yang terbaik dari Anda. Kamp pelatihan ini sulit. Untuk menjadi lebih baik sangat sulit dalam tinju. Untuk melawan Tyson Fury adalah tantangan besar."

    “Saya ingin melihat sejauh apa saya bisa membawa diri saya selama periode ini. Ini akan menjadi tantangan yang bagus secara mental. Bukan tentang dia saja, tetapi karena saya sebenarnya ingin melakukannya dengan baik. Ini adalah penghargaan besar dan hanya seseorang seperti Fury yang bisa memberikan itu kepada saya," kata Anthony Joshua menambahkan.

    Baca juga : WBC: Evander Holyfield Lakukan Kesalahan Fatal Saat Kalah KO dari Vitor Belfort


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.