Pelatih Liverpool Jurgen Klopp Mendapat Inspirasi dari Emma Raducanu, Apa Itu?

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool Jurgen Klopp. Reuters

    Pelatih Liverpool Jurgen Klopp. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Liverpool Juergen Klopp mengatakan bahwa ia menjadi salah satu penggemar baru peraih gelar Grand Slam US Open 2021 asal Inggris Emma Raducanu. Menurut dia, Emma telah menginsipirasinya untuk mulai lebih sering menyaksikan turnamen tenis putri.

    Klopp mengaku terpikat dengan penampilan Emma Raducanu yang masih berusia 18 tahun mengalahkan petenis asal Kanada berusia 19 tahun Leylah Fernandez dalam partai final akhir pekan lalu.

    “Kami juga menyaksikan wawancara antara dua petenis belia itu. Bagaimana mereka berbicara pada usia mereka yang masih 18 dan 19 tahun itu membuat saya terinsipirasi. Saya takjub dengan cara mereka menampilkan dirinya,” kata Klopp, seperti dikutip Reuters, Selasa, 14 September 2021.

    Emma Raducanu menjadi terkenal ketika dia membuat debut undian utama Grand Slam di Wimbledon pada Juli 2021. Memasuki turnamen sebagai wildcard berperingkat 338 dunia, dia maju ke babak keempat. Dia mundur saat melawan petenis Australia Ajla Tomljanovic setelah menderita kesulitan bernapas. Geoff Burke-USA TODAY Sports

    Menurut pelatih asal Jerman tersebut, tenis putri saat ini berada di jalur yang tepat setelah pertarungan penuh sensasi antara petenis remaja non-unggulan di lapangan turnamen Grand Slam. Ia bahkan menyebut Raducanu sebagai bakat terbaik abad ini.

    “Final itu mengesankan. Sudah lama sekali saya tidak menonton pertandingan tenis dari awal hingga akhir, dan bahkan lebih lama sejak saya menonton pertandingan tenis putri. Saya sangat terkesan dengan kekuatan dan kecepatannya,” kata Klopp.

    “Emma menunjukkan respek yang besar untuknya. Mereka tahu dan berharap mereka akan sering saling berhadapan di masa mendatang dan berada di lebih banyak final. Itulah sportivitas yang hebat dalam olahraga elite. Betapa rendah hatinya Anda, ketika masih muda dan berada di puncak,” ujar dia.

    “Saya pasti akan lebih sering menonton tenis putri daripada beberapa tahun belakangan ini,” tutur pelatih yang membawa Liverpool meraih gelar Liga Champions 2019 itu.

    Baca juga : Peringkat Terbaru Tenis Putri Dunia: Emma Raducanu Naik 127 Tingkat ke Posisi 23


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.