Emma Raducanu Juara US Open, Jurgen Klopp Ikut Takjub dan Terinspirasi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emma Raducanu menjuarai US Open 2021. Reuters/ Danielle Parhizkaran-USA TODAY Sports

    Emma Raducanu menjuarai US Open 2021. Reuters/ Danielle Parhizkaran-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku menjadi salah satu penggemar baru Emma Raducanu, juara turnamen Grand Slam US Open 2021 asal Inggris. Ia menyebut sosol remaja itu telah menginsipirasinya untuk mulai lebih sering menyaksikan turnamen tenis putri.

    Klopp mengaku terpikat dengan penampilan Raducanu yang masih berusia 18 tahun mengalahkan petenis asal Kanada berusia 19 tahun Leylah Fernandez dalam partai final US Open 2021.

    “Kami juga menyaksikan wawancara antara dua petenis belia itu. Bagaimana mereka berbicara pada usia mereka yang masih 18 dan 19 tahun itu membuat saya terinspirasi. Saya takjub dengan cara mereka menampilkan dirinya,” kata Jurgen Klopp, seperti dikutip Reuters, Selasa.

    Menurut pria berkebangsaan Jerman tersebut, tenis putri saat ini berada di jalur yang tepat setelah pertarungan penuh sensasi antara petenis remaja non-unggulan di lapangan turnamen Grand Slam. Ia bahkan menyebut Raducanu sebagai bakat terbaik abad ini.

    “(Final) itu mengesankan. Sudah lama sekali saya tidak menonton pertandingan tenis dari awal hingga akhir, dan bahkan lebih lama sejak saya menonton pertandingan tenis putri. Saya sangat terkesan dengan kekuatan dan kecepatannya,” kata Klopp.

    “Emma menunjukkan respek yang besar untuknya. Mereka tahu dan berharap mereka akan sering saling berhadapan di masa mendatang dan berada di lebih banyak final. Itulah sportivitas yang hebat dalam olahraga elite. Betapa rendah hatinya Anda, ketika masih muda dan berada di puncak.”

    “Saya pasti akan lebih sering menonton tenis putri daripada beberapa tahun belakangan ini,” kata Jurgen Klopp.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.