MotoGP Misano: Maverick Vinales Tak Bawa Target Khusus untuk Aprilia

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Aprilia, Maverick Vinales. (instagram/@maverick12official)

    Pembalap Aprilia, Maverick Vinales. (instagram/@maverick12official)

    TEMPO.CO, JakartaMaverick Vinales menuju balapan keduanya sebagai pembalap Aprilia di MotoGP San Marino akhir pekan ini. Pembalap asal Spanyol itu tak memasang target khusus setelah hanya finis di urutan ke-18 di laga debutnya di Sirkuit MotorLand Aragon, Ahad lalu.

    Ia berselisih waktu 27 detik dari pemenang balapan Francesco Bagnaia dan 18 detik di belakang rekan setimnya yang baru, Aleix Espargaro, pada debut balapan di Aragon. Meski sempat melakukan tes balapan di Misano, ia mengaku akan puas jika bisa membuat langkah maju dengan cara berkendaranya akhir pekan ini.

    Pembalap berusia 26 tahun ini masih beradaptasi dengan perubahan karakteristik pengereman dan kecepatan di tikungan dibandingkan dengan Yamaha M1. “Meskipun situasinya berbeda karena saya sudah menguji di sini, kami akan mendekati Misano dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan di Aragon,” kata Vinales dikutip dari Crash.

    Selama tes balap, Vinales mencatat waktu 1 menit 32,4 detik pada tes pribadi dan menyamai lap balapan terbaiknya bersama Yamaha musim lalu. “Hal mendasar bagi kami adalah pengalaman. Proses beradaptasi dengan Aprilia berjalan dengan baik, tetapi jelas masih ada banyak aspek di mana kami dapat dan harus ditingkatkan."

    "Justru karena alasan ini, saya tidak menetapkan tujuan apa pun. Saya akan puas jika saya telah membuat langkah maju dalam perasaan saya dengan RS-GP pada akhir akhir pekan ini," kata Vinales menambahkan.

    Sementara itu, rekan satu tim Vinales, Aleix Espargaro punya target meraih podium di balapan kandang Aprilia. “Kami akan berada di trek untuk membuktikan kami kompetitif dalam kondisi apa pun,” kata Espargaro. "Kami berada dalam momentum positif. RS-GP berkembang secara konsisten dan kami harus tetap fokus dari sini hingga akhir musim."

    Baca juga : Jadwal MotoGP San Marino Akhir Pekan Ini, Misi Fabio Quartararo Jaga Jarak Poin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.