Berita MotoGP: Kata Andrea Dovizioso Usai Teken Kontrak dengan Yamaha

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrea Dovizioso berseragam Petronas Yamaha SRT. ANTARA/HO via Sepang Racing Team/pri.

    Andrea Dovizioso berseragam Petronas Yamaha SRT. ANTARA/HO via Sepang Racing Team/pri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebalap Italia Andrea Dovizioso mendapatkan kesempatan kembali membalap di MotoGP dengan berseragam Petronas Yamaha SRT hingga akhir musim ini. Ia bakal menggantikan Franco Morbidelli yang ditarik ke tim Monster Energy Yamaha MotoGP.

    Yamaha resmi mengumumkan kontrak baru kedua pebalap Italia itu sekaligus transfer pembalapnya menjelang MotoGP San Marino di Sirkuit Misano pada akhir pekan ini. Setelah berpisah dengan Ducati akhir tahun lalu, Dovi tak menyangka bakal kembali menunggangi motor MotoGP.

    Ia akan menjadi tandem juara dunia tujuh kali Valentino Rossi, setelah mengantongi kontrak dengan Yamaha hingga 2022. "Walaupun saya tidak menyangka kembali ke MotoGP dengan cara seperti ini, saya tidak pernah menutup pintu dan senang berada di sini bersama Yamaha dan Petronas Yamaha SRT," kata Dovizioso dikutip dari Crash.

    Runner up tiga kali Kejuaraan Dunia MotoGP itu meneruskan, "Saya ingin menikmati situasi baru ini dan saya sangat senang kembali. Berada di motor yang sama sekali berbeda dari yang pernah saya tunggangi akan menarik dan saya menantikan pengalaman itu."

    “Saya mengunjungi tim di Aragon dan rasanya hampir seperti tahun 2012 di Tech3 lagi dan duduk di motor Yamaha terasa sama bagusnya. Sangat menyenangkan bisa kembali dan melakukan penyesuaian awal, sehingga kami sudah selangkah lebih maju dari FP1 di sini di Misano," kata dia.

    Dovizioso meneruskan, “Saya perlu berada di trek untuk memahami detailnya dan akan lebih baik untuk menjalani tes sebelum terjun ke balapan, tetapi saya memulai tanpa tekanan dan akan sangat bagus untuk melaju di Misano untuk lima balapan terakhir musim ini."

    Dovi menjalani debut MotoGP pada 2008 dengan bekal titel juara dunia kelas 125cc yang ia menangi pada 2004. Di musim pertamanya di kelas primier, Dovi menjadi pebalap tim independen terbaik dan mengklaim kemenangan pertamanya satu tahun berselang. Sejak tahun debutnya, ia telah terhitung 62 naik podium, 15 di antaranya sebagai juara balapan dan tujuh pole position.

    Ia juga langganan menjadi penantang utama gelar juara dunia sebelum tiga kali finis runner-up di kejuaraan pada 2017, 2018 dan 2019. "Jelas dia adalah pebalap yang sangat bertalenta dan disegani," kata bos Petronas Yamaha SRT Razlan Razali. "Kami senang melihat dia kembali ke paddock MotoGP setelah jedanya dan memakai warna kami."

    ANTARA | CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.