Cara Muhammad Ali Memuliakan Rasulullah di Hollywood Walk of Fame

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Ali saat masih berjaya sebagai juara dunia tinju kelas berat. (thesun.co.uk)

    Muhammad Ali saat masih berjaya sebagai juara dunia tinju kelas berat. (thesun.co.uk)

    TEMPO.CO, JakartaSebagai seorang petinju berprestasi, Muhammad Ali telah mendapat banyak penghargaan dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah nama dia diabadikan dalam bintang di Hollywood Walk of Fame.

     

    Ali adalah petarung pertama yang memenangkan kejuaraan dunia kelas berat pada tiga kesempatan terpisah serta berhasil mempertahankan gelar ini sebanyak 19 kali.

    Berbeda dengan bintang milik selebritas lain yang namanya terukir di trotoar, bintang milik Ali yang dibuat pada 2002 justru dipasang sendirian di dinding  6801 Hollywood Blvd. 

    Melansir dari Usatoday.com, 4 Juni 2016, Ana Martinez, produser upacara Walk of Fame, mengatakan Ali tidak ingin "Muhammad" di namanya yang merujuk pada Rasulullah SAW diinjak-injak. Sebabnya bintang Muhammad Ali dipasang di dinding pintu masuk Teater Dolby.

    Ketua komite Walk of Fame saat itu, Johnny Grant, mengatakan bahwa Ali layak menjadi bintang karena beberapa alasan. "Sejak hari ia memenangkan pengakuan dunia dengan medali emas Olimpiade, hidup telah berjalan teater," kata Johnny

    Johnny Grant adalah orang yang menyetujui permintaan Muhammad Ali untuk memasang bintangnya di dinding. Menurut Martinez, yang telah bekerja pada Walk of Fame selama dua dekade, tidak ada penerima penghargaan lain yang pernah diberikan permintaan serupa, dan mungkin tidak akan pernah.

    VALMAI ALZENA KARLA

    Baca juga:

    Total Kekayaan Si Jabrik Don King Rp 2 Triliun, Benar itu Uang Miliknya Semua?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.