Berita Terkini PON Papua: Target Tuan Rumah pada Cabang Biliar dan Layar

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Silviana Lu siap mempersembahkan medali emas bagi kontingen Papua pada PON XX, 2-15 Oktober 2021. (ANTARA/Evarianus Supar)

    Silviana Lu siap mempersembahkan medali emas bagi kontingen Papua pada PON XX, 2-15 Oktober 2021. (ANTARA/Evarianus Supar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tuan rumah Papua akan diperkuat oleh salah satu atlet nasional, yaitu Silviana Lu, pada cabang olahraga biliar saat Pekan Olahraga Nasional XX Papua 2021. Di pundak perempuan kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 24 September 1998 itu, Papua menargetkan bisa merebut dua keping medali emas.

    Target dua medali emas yang dibebankan kepada Silviana bukan tanpa alasan. Pasalnya, saat PON IX Jawa Barat tahun 2016, Silviana yang saat itu memperkuat tim Kalimantan Barat menggondol dua keping emas yaitu dari nomor tunggal dan ganda campuran.

    "Dari pelatih, saya ditargetkan meraih dua medali emas. Target pribadi sih, maunya dapat emas semua. Saya akan turun pada empat nomor. Selain nomor single dan double mix, juga akan bertanding di nomor bola sembilan dan bola sepuluh single," ujar Silviana saat ditemui di GOR Biliard Kabupaten Mimika pada Selasa, 21 September 2021.

    Kontingen Papua sendiri pada cabang olahraga biliar PON XX, 2-15 Oktober 2021 menargetkan meraih minimal empat medali emas. Untuk mencapai target itu, kontingen Papua diperkuat 18 atlet yaitu 15 atlet putra dan tiga atlet putri.

    Silviana menyebut lawan yang akan turun bertanding pada PON XX Papua nanti semuanya berat. Pada nomor single cabang biliard, akan ada 22 pemain dari berbagai provinsi yang akan bertanding memperebutkan medali emas pada PON XX Papua nanti. "Menurut saya semua lawan berat, kembali pada bagaimana persiapan diri sendiri. Apalagi kami sering bertemu. Kebanyakan mereka semua senior saya," kata peraih medali perunggu SEA Games 2019 itu.

    Belajar sejak usia dini
    Silviana mengaku telah menekuni olahraga biliar sejak masih usia dini yaitu 10 di kampung halamannya Pontianak, Kalimantan Barat. "Saya belajar biliar sejak kecil, saat usia 10 tahun, diajarin sama paman," ujar anak pertama dari empat bersaudara yang beberapa hari lagi akan genap berusia 23 tahun itu.

    Mengenai keputusannya membela kontingen Tuan Rumah pada PON Papua nanti, Silviana berujar bahwa hal itu karena terdorong panggilan hati. "Saya fokus untuk meraih prestasi dan pada PON kali ini saya mewakili Papua," ujar Silviana yang memutuskan berhenti kuliah demi fokus menjadi atlet biliar.

    Berikutnya target Papua di cabang layar...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.