Formula 1 Rusia: Latihan Bebas Terakhir Dibatalkan karena Cuaca Buruk

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi lintasan Sirkuit Sochi Autodrom, Sochi, membuat latihan bebas ketiga Formula 1 Rusia dibatalkan, 25 September 2021. (twitter/@f1)

    Kondisi lintasan Sirkuit Sochi Autodrom, Sochi, membuat latihan bebas ketiga Formula 1 Rusia dibatalkan, 25 September 2021. (twitter/@f1)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sesi latihan bebas terakhir (FP3) Formula 1 Rusia dibatalkan karena cuaca buruk. Namun, panitia masih mengupayakan babak kualifikasi, Jumat malam, 25 September 2021, bisa dilakukan.

    Jadwal latihan bebas ketiga seharusnya digelar mulai 16.00 WIB. Namun, menjelang sesi ini, kondisi lintasan di Sochi Autodrom masih jauh dari ideal karena diguyur hujan sejak pagi.

    Badan otomotif internasional (FIA) akhirnya membatalkan sesi latihan itu. Dalam pernyataannya mereka menyatakan bahwa pembatalan itu dilakukan atas permintaan dari steward lomba.


    Prioritas F1 saat ini adalah berusaha menggelar kualifikasi. Babak tersebut dijadwalkan dimulai pada 15:00 waktu setempat (19:00 WIB). Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa pada saat tersebut hujan diprediksi akan mereda.

    Jika kualifikasi tidak dapat diadakan pada Sabtu ini, F1 memiliki opsi untuk memindahkan sesi ke Ahad pagi dan menjadwal ulang program balapannya. Hal serupa pernah dilakukan di Grand Prix Jepang 2019 karena ancaman topan.

    Bulan lalu, F1 juga terpaksa menghentikan balapan Grand Prix Belgia di Spa-Francorchamps yang belum tuntas karena hujan deras yang terus-menerus.

    Dalam klasemen umum pembalap, Max Verstappen saat ini memimpin dengan 226,5 poin. Pembalap Red Bull ini unggul empat poin dari Lewis Hamilton. Namun, dia sudah dipastikan berlomba di Formula Rusia dari posisi belakang karena mengganti mesin mobilnya.

    CRASH, FORMULA 1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.