Piala Sudirman: Penyebab Kekalahan Jonatan Christie dari Atlet Kanada Brian Yang

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie terjatuh saat menghadapi Anders Antonsen dalam pertandingan babak 8  besar Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Januari 2020. Jonatan kalah dengan skor 21-14 10-21 21-12. Tempo/Amston Probel

    Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie terjatuh saat menghadapi Anders Antonsen dalam pertandingan babak 8 besar Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Januari 2020. Jonatan kalah dengan skor 21-14 10-21 21-12. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia melewati pertandingan Grup C lebih sulit dari yang diperkirakan. Melawan Kanada di partai kedua Piala Sudirman BWF TotalEnergies 2021, tim Indonesia harus kehilangan poin di dua nomor, yaitu tunggal putri dan tunggal putra.

    Pasangan ganda putra, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto memberi Indonesia keunggulan. Tim Kanada berhasil menyamakan kedudukan setelah Rachel Chan mengalahkan atlet muda 16 tahun, Ester Nurumi Tri Wardoyo.

    Jonatan Christie, yang menjadi favorit untuk memetik poin di tunggal putra melawan Brian Yang, harus kalah secara mengejutkan. Sebenarnya, Christie memulai pertandingan dengan apik melawan Brian Yang. Ia bahkan sudah meraih match point di set kedua, tetapi Brian Yang tidak ingin melepas peluang begitu saja.

    Hasilnya pertandingan harus berakhir dengan tiga set yang berujung kekalahan atlet bulu tangkis peringkat tujuh dunia tersebut. Christie kalah dengan skor 9-21 22-20 21-18. “Pada awalnya saya bisa melakukan apa yang saya rencanakan, dan saya memimpin 6-0 di set kedua. Mungkin saya banyak melakukan kesalahan dan dia menjadi percaya diri setelah itu. Dia memiliki serangan yang bagus dan pertahanan yang bagus,” kata Christie.

    Sementara itu, Brian Yang mengatakan kemenangan tipis di game kedua telah membantunya mendapatkan kepercayaan diri di set ketiga. “Saya tahu dia akan menggunakan keunggulan fisiknya dan saya harus siap untuk menyelesaikannya. Saya senang bisa bermain karena saya ingin menikmati bermain dengan para pemain kelas dunia ini," ujarnya.

    Yang meneruskan, "Bisa membalikkan keadaan meningkatkan tingkat kepercayaan diri saya. Saya tidak mendapat banyak tekanan karena tidak ada ruginya bagi saya, dia peringkat 10 besar dunia dan saya diperkirakan akan kalah." Menyaksikan Rachel menang pasti memberinya tekanan.

    “Saya memiliki beberapa pertandingan bagus dalam beberapa bulan terakhir, dan dengan setiap pertandingan yang saya miliki seperti ini, itu membuat saya lebih percaya diri dan memberi saya momentum. Saya hanya mencoba untuk mendapatkan pengalaman dan tidak menaruh harapan pada diri saya sendiri.”

    Indonesia tertinggal 1-2. Ganda putri Greysia Polii / Apriyani Rahayu membuat kedudukan menjadi imbang setelah menghentikan perlawanan Catherine Choi / Rachel Chan. Juara Olimpiade mulai mendapat ritme permainannya dengan menang 21-16 21-10. Ganda campuran Rinov Rivaldy / Pitha Haningtyas Mentari menutup pertandingan melawan BR Sankeerth / Crystal Lai dan membuat Indonesia kembali unggul 3-2.

    Indonesia akan menghadapi Denmark besok untuk perebutan posisi teratas grup C. Pada perrtandingan kedua kemarin, Denmark kjuga mengalami kesulitan saat menghadapi NBFR atau Rusia. Mereka sempat tertinggal 0-1 setelah Rodion Alimov / Alina Davletova mengalahkan Mathias Christiansen / Alexandra Boje pada gim ketiga.

    Namun, Viktor Axelsen berhasil menyamakan skor untuk Denmark. Setelahnya, kombinasi pasangan baru Anders Skaarup Rasmussen / Frederik Sogaard terjebak dalam pertarungan ketat melawan Vladimir Ivanov dan Ivan Sozonov di game pembuka, tetapi begitu mereka merebutnya pertandingandengan skor 24-22 21-16.

    Di nomor tunggal putri, Evegeniya Kosetskaya berusaha membuat kontingen Rusia bertahan lebih lama di turnamen bulu tangkis beregu Piala Sudirman. Namun, ia harus bertekuk lutut dari Mia Blichfeldt melalui laga sengit 21-16 11-21 21-18. Indonesia dan Denmark akan bertemu di partai terakhir fase grup pada Rabu, 29 September 2021 pukul 14.00 WIB.

    Baca juga : Piala Sudirman: Indonesia Lolos ke Perempat Final, Simak Klasemen dan Jadwal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.