Tewaskan Junior, Tiga Pesumo Jepang Dipenjara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Tokyo: Pengadilan di Jepang, Kamis (18/12), memvonis tiga pesumo bersalah menewaskan pesumo junior. Pengadilan menghukum dua pesumo tiga tahun penjara dan satu pesumo lainnya dua setengah tahun penjara.

    Korban bernama Tokitaizan atau Takashi Saito, 17 tahun, tewas pada Juni 2007 setelah pingsan saat latihan. Otopsi rumah sakit menunjukkan memar-memar dan cedera di tubuh korban mengindikasikan bahwa korban dianiaya, bukan latihan sumo biasa.

    Pengadilan Distrik Nagoya menghukum Yuichiro Izuka, 25 tahun, dan Masakazu Kimura, 23 tahun, penjara selama tiga tahun. Sedangkan, Masanori Fujii, 23 tahun, dihukum dua setengah tahun penjara. Menurut juru bicara pengadilan Shunichi Ito, ketiga pesumo tersebut juga diskors selama lima tahun sebagai pesumo. 

    Dalam persidangan terungkap ketiga pesumo tersebut memukul kepala Saito dengan botol bir dan berulang kali menamparnya di semalam sebelum Saito meninggal. Keesokan harinya saat latihan, para terpidana berulang kali membanting korban. Korban juga dipukul dengan tongkat bisbol lalu memandikan korban dengan air dari selang.

    Menurut Ito, pelatih Junichi Yamamoto, 58 tahun, juga akan diadili atas kasus yang sama. Akan tetapi, waktu sidang belum ditentukan. Yamamoto sendiri telah dipecat Asosiasi Sumo Jepang. Namun, Yamamoto membantah terlibat dalam kejadian yang menewaskan Saito.

    AP| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.