Perolehan Medali PON Papua Kamis Pagi: Jawa Barat Segera Juara Umum

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (keenam kanan) beserta istri mendampingi tim polo air putra Jawa Barat saat penyerahan medali Polo Air Putra PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (3 Oktober 2021). ANTARA/M Agung Rajasa

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (keenam kanan) beserta istri mendampingi tim polo air putra Jawa Barat saat penyerahan medali Polo Air Putra PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (3 Oktober 2021). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sehari menjelang penutupan Pekan Olahraga Nasional XX, Kontingen Jawa Barat sudah sulit dikejar. Melihat posisi mereka dalam daftar perolehan medali PON Papua ini, mereka hampir pasti akan kembali menjadi juara umum.

    Meski sejumlah cabang olahraga masih dipertandingkan menjelang penutupan Jumat (15 Oktober) malam, posisi Jabar yang kini semakin kokoh di peringkat teratas pengumpulan medali bakal sulit dikejar kontingen lain.

    Dalam klasemen medali yang dilansir dari PB PON XX Papua hingga Kamis pagi, 05.30 WIB, kontingen Jabar kini telah mengumpulkan 125 medali emas, 97 perak dan 111 perunggu.

    Rival terdekatnya adalah Jawa Timur yang sementara mengantongi 106 emas, 86 perak dan 78 perunggu. Sementara DKI Jakarta di urutan ketiga (97-86-96), disusul tuan rumah Papua (86-57-93), dan Bali (27-21-45).

    Dengan demikian, Jabar sudah unggul 19 medali emas di atas Jatim. Kemungkinan akan sulit dikejar dalam hari terakhir lomba, Kamis ini.

    Sepanjang pertandingan pada Rabu, atlet-atlet Jabar berhasil menambah 15 medali emas dari sejumlah cabang olahraga. Di antara momen penting kemenangan Jabar adalah di cabang bulu tangkis yang mempertandingkan lima nomor final perorangan.

    Jabar meraup tiga medali emas, masing-masing melalui Saifi Riska Nurhidayah dari nomor tunggal putri, Panji Ahmad Maulana di tunggal putra, dan pasangan ganda putra Pramudia Kusumawardana/Muhammad Shohibul Fikri.

    Dua nomor final lainnya diborong oleh Jatim lewat Rehan Naufal Kusharjanto/Marsheilla Gischa Islami di nomor ganda campuran, serta Febriana Dwi Puji Kusuma/Marsheilla Gischa Islami pada ganda putri.

    Aliran medali emas bagi kontingen Tanah Pasundan ini juga datang dari berbagai cabang, salah satunya angkat berat yang tiga lifternya merebut emas, yakni Imam Syahrudin di kelas 105 kg putra, Maria Simanjuntak kelas 84 kg putri dan Aneu Veronika di kelas 72 kg putri.

    Demikian juga di cabang catur, Jabar menjadi juara di nomor bergengsi beregu standar putra, perorangan standar putri atas nama Irine Sukandar, dan beregu standar putri.

    Di antara cabang yang menjadi kunci kesuksesan Jabar adalah dayung yang telah menyelesaikan lomba terakhirnya hari Rabu ini.

    Dari 40 keping medali emas yang disediakan di cabang dayung, Jabar secara keseluruhan mengumpulkan 20 medali emas, termasuk emas di nomor perahu naga 22 kru jarak 500 meter campuran yang dilombakan di hari terakhir.

    Selanjutnya: Ridwan Kamil Optimistis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.