Adityo Restu Putra Sapu Bersih 5 Emas Loncat Indah PON Papua

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet loncat indah putra DKI Jakarta Andriyan (kanan) dan Adityo Restu Putra (kiri) menunjukkan medali emas yang diraih usai final nomor Menara Synchro Putra PON XIX di Gelanggang Renang FPOK UPI Bandung, Jabar, 22 September 2016. ANTARA FOTO

    Atlet loncat indah putra DKI Jakarta Andriyan (kanan) dan Adityo Restu Putra (kiri) menunjukkan medali emas yang diraih usai final nomor Menara Synchro Putra PON XIX di Gelanggang Renang FPOK UPI Bandung, Jabar, 22 September 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, JakartaAtlet loncat indah DKI Jakarta Adityo Restu Putra merajai arena lomba loncat indah PON Papua. Dalam lima hari beruntun, ia terus mendulang medali emas.

    Adityo tampil superior dengan menyapu bersih lima nomor perlombaan pada sektor putra PON Papua. Yang terakhir, dia menutupnya dengan menjadi yang terbaik pada nomor papan 3 meter putra di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Kamis.

    Adityo mendapatkan nilai tertinggi 407,70. Dia menang atas kompatriotnya Tri Anggoro Priambodo yang meraih perak dengan nilai 399,95.

    Sementara perunggu diraih wakil Jawa Timur Aldinsyah Putra Rafi yang mendapat nilai 388,80.

    Sebelumnya atau pada hari pertama, Minggu (10 Oktober 2021), Adityo digdaya saat tampil bersama Andriyan pada nomor sinkronisasi menara putra.

    Satu hari setelahnya, dia kembali mendulang medali emas bersama Tri Anggoro Putra pada nomor sinkronisasi papan 3 meter putra.

    Hari ketiga dan keempat, Adityo berhasil meraih medali emas pada nomor papan 1 meter putra dan menara putra.

    "Bersyukur dan terima kasih untuk semua yang telah mendukung, termask warga DKI Jakarta. Tidak menyangka bisa meraih lima medali emas," kata Adityo, Kamis.

    Dia mengungkapkan bahwa dari awal tak mencanangkan target medali. Adityo hanya ingin menampilkan yang terbaik setiap turun berlomba.

    "Persaingan juga cukup ketat. Pesaing saya semuanya bagus. Tingkat kesulitannya juga, mereka bagus," kata Adityo.

    Adityo pun tak ingin larut dalam euforia kemenangan di PON Papua. "Masih ada yang harus diperbaiki dari segi fisik dan fisik, saya harus menjaganya. Saya juga harus menambah tingkat kesulitan," ujar dia.

    Adityo Restu Putra juga mengungkapkan kesiapannya jika nanti dipersiapkan untuk ajang lebih besar seperti SEA Games dan Asian Games.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.