Raih Emas PON, Panji Ahmad Maulana Berharap Bisa Masuk Pelatnas Bulu Tangkis

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis tunggal putra Jawa Barat Panji Ahmad Maulana berusaha mengembalikan kok ke arah tunggal putra Jawa Barat Syabda Perkasa Belawa pada pertandingan final Bulu Tangkis Tunggal Putra PON Papua di GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu 13 Oktober 2021. Panji Ahmad Maulana berhasil meraih medali emas usai menang dari lawannya 21-9, 21-17. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Pebulu tangkis tunggal putra Jawa Barat Panji Ahmad Maulana berusaha mengembalikan kok ke arah tunggal putra Jawa Barat Syabda Perkasa Belawa pada pertandingan final Bulu Tangkis Tunggal Putra PON Papua di GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu 13 Oktober 2021. Panji Ahmad Maulana berhasil meraih medali emas usai menang dari lawannya 21-9, 21-17. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, JakartaPanji Ahmad Maulana berharap dapat kembali bergabung ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) bulu tangkis di Cipayung, Jakarta, setelah mempersembahkan emas tunggal putra untuk Jawa Barat di PON Papua.

    Dalam final PON Papua di GOR Waringin, Jayapura, Kamis, Panji memenangi duel melawan rekannya sesama pemain Jabar, Syabda Perkasa Belawa 21-9, 21-17.

    Kemenangan tersebut menjadi pembuktian Panji bahwa meski sudah tidak bergabung di pelatnas, tapi dia masih bisa bersaing dan mengalahkan para pemain Cipayung.

    “Motivasi saya adalah mengalahkan anak-anak pelatnas," kata Panji.

    “Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa dan harapannya saya bisa kembali ke pelatnas."

    Panji terdepak dari pelatnas bulu tangkis PBSI sejak Januari 2019. Dan kini dia bergabung dengan klub PB Candra Wijaya.

    Namun situasi tersebut tak lantas membuat dia patah semangat. Meski sudah jarang tampil di kompetisi level internasional, atlet berusia 24 tahun itu justru makin bertekad untuk membuktikan diri bahwa dia masih bisa bersaing dengan para pemain pelatnas di pesta olahraga nasional terbesar Tanah Air.

    Tekadnya itu tercapai di Papua. Dalam perjalanannya meraih emas PON, Panji telah mengalahkan beberapa pemain berstatus pelatnas, termasuk lawannya di final, Syabda Perkasa Belawa.

    Tunggal putra peringkat 177 BWF itu juga berhasil menyingkirkan pemain pelatnas lain, seperti Yonathan Ramlie dari DKI Jakarta di perempat final, serta Ikhsan Leonardo Emanuel Rumbay yang merupakan unggulan teratas dari Sulawesi Utara pada babak semifinal.

    Kemenangan Panji atas lawan-lawannya di nomor tunggal putra PON Papua juga merupakan hal yang tak diduga. Pasalnya, dia tidak hanya harus melawan rivalnya di lapangan, tetapi juga cedera yang dideritanya.

    Panji Ahmad Maulana mengalami cedera pergelangan kaki saat memperkuat tim Jabar dalam semifinal nomor beregu putra melawan Jawa Tengah. “Saya tampil lebih percaya diri saja. Lawan saya juga junior saya jadi lebih pede bermainnya,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.