Indonesia Pulang tanpa Gelar di Copenhagen Masters  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Penampilan Indonesia dalam turnamen Copenhagen Masters 2008 yang berakhir Senin (29/12) mengecewakan. Pada turnamen yang hanya mempertandingkan tiga nomor – tunggal putra dan putri, serta ganda putra, tim Merah Putih gagal lolos pada babak penyisihan turnamen yang berlangsung pada 27-29 Desember itu.

    Pada nomor tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro kandas di babak penyisihan. Sony gagal melaju ke babak final setelah dikalahkan Kenneth Jonassen dari Denmark, 17-21 dan 15-21. Kekalahan Sony sekaligus mengantarkan Jonassen melaju ke babak final yang berlangsung Senin (29/12) malam waktu setempat. Padahal sebelumnya, Sony telah mencatatkan satu kemenangan atas Przemyslaw Wacha (Polandia). 

    Di nomor tunggal putri, Adriyanti Firdasari juga bernasib sama dengan Sony. Kemenangan 21-8, 16-21, 21-15 terhadap pebulutangkis Belanda Judith Meulendiks ternyata tidak dapat berulang di hari kedua. Firda – begitu biasanya dia disapa – harus mengakui keunggulan Tine Rasmussen (Denmark) 22-20 dan 21-14. 

    Semantara pada nomor ganda putra, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan harus menelan dua kekalahan atas lawan-lawannya di babak penyisihan. Pada hari pertama turnamen mereka dikalahkan pasangan asal Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-17 dan 21-15. Dan selanjutnya, giliran pasangan Michaal Logosz/Robert Matensiak (Polandia) yang mengalahkan mereka 21-8 dan 21-17.

    Menurut pelatih Sony, Hendrawan, penampilan Sony memang berbekal persiapan yang minim. “Apalagi pelatnas juga masih libur, jadi hitung-hitung turnamen ini menjadi tempat latihan bagi dia saja,” katanya kepada Tempo. Hendrawan menilai bahwa memang Jonassen bukan merupakan lawan yang mudah dikalahkan. 

    Setelah turnamen ini, Hendrawan menyatakan bahwa dirinya akan mempersiapkan Sony bersama dua rekannya untuk menghadapi dua turnamen Super Series yang akan digelar di Malaysia dan Korea pada Januari 2009 mendatang. Hendrawan menyatakan bahwa Sony akan ditemani oleh Simon Santoso dan Alamsyah. “Kami akan libur sampai dengan tahun baru nanti, dan sepertinya mulai tanggal 2 sudah mulai berlatih di Cipayung lagi,” katanya. 

    Hendrawan mengaku akan tetap mempersiapkan anak asuhnya meski panggilan resmi untuk pelatnas belum juga didapatkannya. “Sampai saat ini memang belum ada panggilan, kalaupun nanti tetap belum ada, ya latihan akan tetap jalan terus,” katanya. 

    Turnamen Malaysia Terbuka sendiri akan digelar pada tanggal 6-11 Januari mendatang. Ajang Korea Terbuka pun akan langsung menanti dua hari setelahnya, tanggal 13-18 Januari 2009. 

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.