Greysia Polii Masuk dalam Bursa Calon Anggota Komisi Atlet BWF

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Greysia Polii berlatih di fasilitas kebugaran hotel di Aarhus, Denmark, menjelang Piala Thomas dan Piala Uber. Credit. Instagram @badmintonindonesia.

    Greysia Polii berlatih di fasilitas kebugaran hotel di Aarhus, Denmark, menjelang Piala Thomas dan Piala Uber. Credit. Instagram @badmintonindonesia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii masuk dalam bursa calon anggota Komisi Atlet Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) periode 2021-2025. Greysia akan bersaing untuk mengisi enam posisi di Komisi Atlet BWF bersama dengan delapan atlet lainnya.

    Selain Greysia, ada nama Adam Hall (Skotlandia), Hadia Hosny (Mesir), Iris Wang (Amerika Serikat), Kim Soyeong (Korea Selatan), Pusarla V. Shindu (India), Robin Tabeling (Belanda), Soraya Aghaeihajiagha (Iran), dan Zheng Si Wei (China).

    Pemilihan Komisi Atlet BWF akan dilaksanakan pada 17 Desember 2021. Agenda tersebut bersamaan dengan gelaran Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis atau BWF World Championship 2021 yang berlangsung di Huelva, Spanyol pada 12-19 Desember.

    Greysia yang meraih medali emas ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu memberikan komentar terkait pencalonannya di Komisi Atlet. "Saya ingin membantu rekan-rekan saya untuk mencapai impian dan membantu mereka untuk bersaing di turnamen internasional," kata Greysia dikutip dari BWF.

    Adapun dari sembilan nama yang masuk nominasi, Pusarla V. Sindhu adalah satu-satunya anggota Komisi Atlet saat ini, yang mencalonkan diri kembali. Shindu adalah anggota Komisi Atlet yang terpilih pada 2017. Adapun Komisi Atlet BWF saat ini dipimpin oleh Marc Zwiebler dari Jerman.

    Komisi Atlet bertujuan untuk mewakili kebutuhan dan pandangan atlet kepada dewan dan komite BWF. Adapun Ketua Komisi Atlet akan nantinya akan dipilih oleh mereka menjadi anggota baru. Ketua Komisi Atlet nantinya menjadi anggota voting dewan dan memiliki tanggung jawab untuk memberi nasihat kepada komite dan dewan mengenai hal-hal yang relevan dengan atlet.

    Baca juga : Protes Kevin / Marcus di Indonesia Open: BWF Memperlakukan Kami seperti Robot


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pentingnya Air Putih Setelah Anda Makan

    Makan tentu tak nikmat bila tidak minum air putih setelahnya. Selain nikmat, air putih juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.