Eric Cantona Akan Jadi Manajer Manchester United? Ingat Tendangan Kungfunya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Bintang Manchester United pada era 1992-1997, Eric Cantona menjadi playmaker terbaik di Liga Inggris. Cantona berhasil mencetak 70 gol ditambah 56 assist di 156 pertandingannya bersama Manchester United di Liga Inggris. eurosport.com

    Bintang Manchester United pada era 1992-1997, Eric Cantona menjadi playmaker terbaik di Liga Inggris. Cantona berhasil mencetak 70 gol ditambah 56 assist di 156 pertandingannya bersama Manchester United di Liga Inggris. eurosport.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain Manchester United, Eric Cantona mengejutkan netizen. Pasalnya pria berusia 55 tahun ini mengumumkan bahwa ia akan menjadi manajer mantan klubnya itu melalui instagramnya @ericcantona.

    Eric Cantona merupakan pemain sepak bola asal Prancis yang merupakan salah satu bintang olahraga terbesar pada 1990-an. Mengutip dari Britannica.com, ia terkenal karena peran kuncinya dalam menghidupkan kembali klub asal Inggris Manchester United.

    Karir sepak bolanya di Inggris berlangsung gemilang selama 6 tahun, di mana ia mencetak banyak gol dan menjadi terkenal karena agresifitasnya di lapangan sepak bola. Melansir dari Thefamouspeople.com, setelah meraih banyak penghargaan dan popularitas di lapangan sepak bola, ia pensiun dini dari olahraga pada 1997 padahal usianya terbilang masih muda, yaitu 30 tahun.

    Ia debut di  tim pertamanya, Auxerre selama musim 1983-84 dan resmi bergabung pada 1986–87. Pada musim yang sama, ia bermain untuk tim U-21 Prancis. Namun pada tahun 1988 Cantona dipindahkan ke Olympique de Marseille, dan pada sekitar waktu yang sama ia dilarang bermain di tim nasional selama satu tahun karena secara terbuka mengkritik pelatih Prancis. Ia juga diskors dari Marseille pada tahun 1989 setelah melemparkan bajunya ke wasit selama pertandingan amal.

    Pada Februari 1992, ia menandatangani kontrak dengan Leeds United, di mana ia menjadi terkenal dan membantu tim meraih gelar Divisi Pertama Inggris (sekarang Liga Premier) tiga bulan kemudian.

    Setelah Leeds tersingkir dari Piala Eropa, Cantona pun ditransfer ke Manchester United. Pada tahun 1993 ia menjadi aktor utama dalam gelar liga pertama Manchester dalam 26 tahun saat ia menjadi pemain pertama yang memenangkan kejuaraan dengan tim yang berbeda di musim berturut-turut.

    Cantona memimpin klub ke kejuaraan Liga Premier kedua serta memenangi Piala FA tahun berikutnya. Namun, kesuksesan Cantona di lapangan segera dibayangi oleh tindakannya yang paling kontroversial, yaitu saat ia meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah pada Januari 1995 setelah ia menendang salah seorang supporter Crystal Palace, Matthew Simmons dengan tendangan ala Kungfu.

    Sejak pensiun, pemain kesayangan Alex Ferguson ini telah mengambil bagian dalam banyak kegiatan sosial dan telah melatih tim sepak bola pantai Prancis. Saat ini Eric Cantona berprofesi sebagai aktor Prancis serta telah menyutradarai beberapa film Inggris dan Prancis. Impian Cantona tak pernah padam untuk dapat menukangi tim Manchester United suatu hari nanti

    VALMAI ALZENA KARLA  I  SDA

    Baca: Cara Unik Eric Cantona Kritik Performa Buruk Manchester United

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

     


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.