Kata Hoki / Kobayashi Usai Gagalkan Pembalasan Pramudya / Yeremia

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Takuro Hoki / Yugo Kobayashi. Doc. BWF.

    Takuro Hoki / Yugo Kobayashi. Doc. BWF.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putra Jepang, Takuro Hoki / Yugo Kobayashi, meraih kemenangan pertama pada ajang BWF World Tour Finals 2021 saat mengalahkan wakil Indonesia, Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (Pramudya / Yeremia) 21-14 21-19. Awal yang bagus ini menjadi awal misi Hoki / Kobayashi untuk menjadi ganda pertama Jepang yang merebut gelar WTF.

    Ganda putra dan ganda campuran Jepang mengalami paceklik gelar sejak tahun 1983. Dengan kemenangan yang solid di nomor tunggal putri dan ganda putri, Jepang mencari untuk menambah gelar di kategori yang tersisa, yaitu ganda campuran dan ganda putra.

    “Saya sangat ingin memecahkan rekor itu. Tapi kami ingin menjalani pertandingan kami dengan percaya diri untuk mendapatkan gelar. Pola pikir ini bukan hanya untuk Final Tur Dunia, tetapi untuk semua turnamen, kami bersaing,” kata Kobayashi sambil tersenyum.

    Di pertandingan pertama, mereka menghadapi Pramudya / Yeremia, ganda putra Indonesia nomor 27 dunia. Bertanding di Bali International Convention Centre, pasangan Jepang itu mampu bermain agresif sekaligus mementahkan usaha pembalasan Pramudya / Yeremia. Sebelumnya di Indonesia Open 2021, Hoki / Kobayashi mampu mengalahkan Pramudya / Yeremia dengan skor ketat 25-23 dan 27-25.

    Penampilan Hoki / Kobayashi sendiri terus mengalami tren positif. Meski kalah di final Indonesia Open 2021, mereka datang ke BWF World Touur FInals setelah meraih gelar Super 1000 pertama di Denmark Open 2021, Oktober lalu. Mereka juga menang di turnamen Super 750 di Indonesia Masters 2021 dengan mengalahkan Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo.

    Target Hoki / Kobayashi adalah gelar BWF World Tour Finals 2021. “Kami ingin mendapatkan gelar. Kami akan mengambil langkah demi langkah dan hasilnya akan datang pada akhirnya. Jika kami bisa bermain sesuai rencana kami, kami bisa memenangkan setiap pertandingan dengan lawan kami. Kami masih menikmati semua hal di sini,” kata Hoki.

    Misi yang sama juga dipegang ganda campuran Jepang, peraih medali perunggu Olimpiade, Yuta Watanabe / Arisa Higashino. “Kami ingin gelar itu. Kami ingin menjadi juara ganda campuran pertama dari Jepang,” kata Watanabe. “Jika kami melakukan yang terbaik dalam pertandingan kami, hasilnya akan bagus.”

    Baca juga : Jadwal 4 Wakil Indonesia di Hari Ke-2 BWF World Tour Finals Kamis 2 Desember


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.