Tanggapan IOC atas Boikot Diplomatik Amerika Serikat di Olimpiade Beijing 2022

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Cincin Olimpiade digambarkan di depan Komite Olimpiade Internasional (IOC) selama wabah penyakit coronavirus (COVID-19) di Lausanne, Swiss, 24 Maret 2020. REUTERS/Denis Balibouse

TEMPO.CO, JakartaKomite Olimpiade Internasional (IOC) menghormati keputusan pemerintah Amerika Serikat yang secara resmi mengumumkan boikot diplomatik Olimpiade Beijing 2022.

"Kehadiran pejabat pemerintah dan diplomat adalah keputusan politik murni untuk setiap pemerintah, yang sangat dihormati oleh IOC dalam netralitas politiknya," kata juru bicara IOC, seperti dikutip dari AFP, Selasa.

Boikot diplomatik AS disebtukan merupakan teguran terhadap catatan hak asasi manusia Cina. Keputusan itu diambil Washington setelah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memutuskan posisi apa yang akan ia ambil pada Olimpiade yang akan digelar Februari tahun depan. Cina disorot karena disebut-sebut telah melakukan "genosida" terhadap muslim uyghur di wilayah barat laut Xinjiang.

Belum ada reaksi langsung dari Beijing, tetapi sebelumnya kementerian luar negeri Cina telah mengancam "tindakan balasan yang tegas" jika boikot semacam itu diterapkan.

Meski melakukan boikot politik, dengan tak mengirimkan pejabat ke Olimpiade Beijing, atlet AS tetap tampil di pesta olahraga musim dingin tersebut. 

IOC mengatakan pengumuman pemerintah AS telah membuat "jelas bahwa Olimpiade dan partisipasi para atlet berada di luar ranah politik dan kami menyambut ini."

"Dukungan untuk para atlet dan Olimpiade telah diungkapkan beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir, dan yang terbaru melalui resolusi PBB yang berjudul 'Membangun dunia yang damai dan lebih baik melalui olahraga dan cita-cita Olimpiade'."

IOC mengatakan resolusi tersebut telah diadopsi oleh konsensus dari 193 negara anggota dan disponsori bersama oleh 173 negara anggota pada Majelis Umum PBB pekan lalu.

Resolusi tersebut menyerukan Gencatan Senjata Olimpiade untuk Olimpiade dan Paralimpiade Beijing 2022, dari tujuh hari sebelum dimulainya Olimpiade, pada 4 Februari 2022, hingga tujuh hari setelah berakhirnya Paralimpiade.

Resolusi tersebut juga "menyerukan semua negara anggota untuk bekerja sama dengan Komite Olimpiade Internasional dan Komite Paralimpiade Internasional dalam upaya mereka untuk menggunakan olahraga sebagai alat untuk mempromosikan perdamaian, dialog dan rekonsiliasi di daerah konflik selama dan di luar periode Olimpiade dan Paralimpiade". 

Baca Juga: Masalah yang Timbul karena Boikot Diplomatik AS di Olimpiade Beijing 2022

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Greysia Polii Evaluasi Penampilan Apriyani / Fadia, Ada 1 Pekerjaan Rumah

4 hari lalu

Greysia Polii Evaluasi Penampilan Apriyani / Fadia, Ada 1 Pekerjaan Rumah

Greysia Polii meminta ganda putri Indonesia, Apriyani / Fadia, untuk menjaga konsistensi dan meningkatkan kekompakan.


Tim Bogor LavAni Tunjuk Mantan Pelatih Timnas Kuba untuk Hadapi Proliga 2023

9 hari lalu

Tim Bogor LavAni Tunjuk Mantan Pelatih Timnas Kuba untuk Hadapi Proliga 2023

Pelatih baru Bogor LavAni, Nicolas Vives, punya pengalaman panjang menangani Timnas bola voli Kuba di ajang internasional.


Jokowi Minta Erick Thohir Siapkan Pencalonan IKN jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

15 hari lalu

Jokowi Minta Erick Thohir Siapkan Pencalonan IKN jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

Erick Thohir menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sangat serius mencalonkan IKN untuk jadi tuan rumah Olimpiade pada tahun 2036.


Jokowi Ingin IKN Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

16 hari lalu

Jokowi Ingin IKN Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

Presiden Jokowi menyatakan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 di ibu kota negara baru, yakni Nusantara.


Jokowi Minta Presiden IOC dan FIFA Bicara di Depan Pemimpin G20

17 hari lalu

Jokowi Minta Presiden IOC dan FIFA Bicara di Depan Pemimpin G20

Jokowi meminta Presiden Komite Olimpiade Internasional Tomas Bach dan Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara di depan para pemimpin peserta KTT G20.


Zhan Beleniuk Anggota Parlemen Kulit Hitam Pertama di Ukraina, Peraih Medali Emas Olimpiade

19 hari lalu

Zhan Beleniuk Anggota Parlemen Kulit Hitam Pertama di Ukraina, Peraih Medali Emas Olimpiade

Peraih medali emas cabang gulat di Olimpiade Tokyo 2020, Zhan Beleniuk, seorang anggota parlemen kulit hitam pertama di Ukraina. Ini profilnya,


Pensiun dari Pelatih Pelatnas, Richard Mainaky Bina Atlet Muda di Daerah

41 hari lalu

Pensiun dari Pelatih Pelatnas, Richard Mainaky Bina Atlet Muda di Daerah

Mantan pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky, masih bergelut di dunia bulu tangkis dengan melatih para pemain muda di daerah.


Lintasan Dinilai Berbahaya Akibat Hujan, Balapan Sepeda Etape 7 Le Tour de Langkawi 2022 Dibatalkan

46 hari lalu

Lintasan Dinilai Berbahaya Akibat Hujan, Balapan Sepeda Etape 7 Le Tour de Langkawi 2022 Dibatalkan

Hari ini balapan sepeda Le Tour de Langkawi 2022 tetap diselenggarakan tetapi rute yang akan dipakai adalah etape 8.


Kemendikbud Buka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju ke-3 untuk Pelajar SMA

46 hari lalu

Kemendikbud Buka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju ke-3 untuk Pelajar SMA

Beasiswa ini diperuntukan untuk pelajar SMA yang ingin melanjutkan studi S1 di luar negeri.


Hari Ini 39 Tahun Lin Dan, Salah Satu Legenda Atlet Bulu Tangkis Cina

48 hari lalu

Hari Ini 39 Tahun Lin Dan, Salah Satu Legenda Atlet Bulu Tangkis Cina

Lin Dan atlet bulu tangkis populer dari Cina. Ia merupakan salah satu legenda pemain tunggal putra badminton dunia, dan 6 kali juara All England.