Djokovic Terdepak di Brisbane International

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Brisbane :Novak Djokovic langsung terdepak di babak pertama turnamen Brisbane International. Ernests Gulbis asal Latvia menekuk unggulan pertama ini dalam dua set langsung 6-4 dan 6-4, Selasa (6/12).

    Dalam pertandingan selama 1 jam 28 menit itu, Djokovic memang tampak tidak nyaman dengan pertarungannya melawan Gulbis. Menurut Djokovic , ada banyak faktor yang mempengaruhi penampilannya.

    Dia mengakui tidak dapat bermain prima kali ini. “Saya tahu bahwa pertandingan pertama akan sangat berat, apalagi di saat saya harus berhadapan dengan petenis yang mampu menahan pergerakan saya,” katanya.

    Petenis berusia 21 tahun ini juga menyebut perubahan yang harus dialaminya telah menjadi pemicu kekalahan tersebut. “Saya mengubah banyak hal sehingga sebagian membuat saya belum terbiasa dan sayangnya saya harus mendapatkan hasil seperti ini,” akunya.

    Salah satu perubahan itu adalah perubahan raket yang digunakannya. Djokovic baru saja menggunakan raket Head setelah sebelumnya dia selalu memakai Wilson. Hal itu sampai-sampai membuatnya mencatatkan 48 persen dari servis pertamanya.

    Selain itu, juara bertahan Australia Terbuka ini juga menyalahkan waktu kedatangannya yang terlalu mepet dengan jadwal pertandingan. Dia baru tiba di Australia pada hari Sabtu lalu. “Saya tidak dapat berlatih dengan maksimal karena saya tiba (di Australia) terlalu terlambat,” tandasnya.

    Dengan hasil seperti ini, Djokovic mengaku belum memutuskan apakah akan langsung menuju ke Melbourne untuk memulai persiapan menjelang Australia Terbuka atau tidak. Dia juga masih berkesempatan untuk mencoba peruntungan lewat fasilitas wild card di turnamen Medibank International yang akan dimulai pekan depan.

    Baginya, Australia Terbuka masih menjadi tujuan utamanya kali ini. Djokovic pun merasa kekalahan yang harus ditelannya di Brisbane ini tidak akan membuatnya semakin pesimistis. “Saya masih memiliki banyak waktu untuk bersiap-siap,” jelasnya.

    Sementara itu, meski juga menjalani pertarungan yang cukup berat, petenis Rusia Elena Dementieva mampu melaju ke babak kedua ASB Classic. Pada turnamen yang digelar di Auckland, New Zealand itu, Dementieva mengalahkan Chan Yung-Jan dari Taiwan 7-5 dan 6-3.

    Dementieva yang menjadi unggulan pertama dalam turnamen ini memang harus berjuang keras pada set pertama. “Dia (Chang) sangat bersemangat pada set pertama dan banyak memberikan tekanan pada saya,”katanya.

    Dementieva mengaku tidak mengharapkan perlawanan sebaik itu. “Itu membuat saya harus beradaptasi sejenak,” ujarnya. Di babak kedua nanti, Dementieva akan bertemu dengan bintang tuan rumah Marina Erakovic.



    AFP | AP | EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.