Nova/Liliyana dan Alvent/Hendra ke Final

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Ganda campuran Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, maju ke final Malaysia Terbuka 2009 setelah mengalahkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dari Denmark dengan skor 22-20, 21-18 dalam waktu 44 menit. Di final hari ini, mereka menghadapi Yong Dae-lee/Hyo Jung-lee dari Korea Selatan yang mengalahkan pasangan Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam 21-13, 21-18.

    Indonesia juga meloloskan wakilnya di final ganda putra setelah Markis Kido/Hendra Setiawan kalah mudah oleh rekan sendiri, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan 21-10, 23-25, 10-21 dalam waktu 33 menit.

    Markis mengaku dia dan Hendra kehilangan konsentrasi setelah dipaksa bermain tiga set. "Kami sudah berusaha maksimal, tapi tertekan ketika kalah pada set kedua. Walau sempat leading, nyatanya terkejar dan itu yang membuat kami kalah pada permainan tadi. Di set ketiga sudah tidak konsentrasi lagi."

    Pelatih ganda putra, Sigit Budiarto, juga mengatakan kekalahan ganda putra nomor satu dunia tersebut lantaran hilangnya konsentrasi mereka setelah terkejar di set kedua. "Mereka sempat memimpin 19-13, setelah terkejar mereka kehilangan konsentrasi," ungkap Sigit.

    Di final hari ini, Alvent /Hendra akan menghadapi ganda Korea Selatan, Jae Sung-jung/Yong Dae-lee, yang mengalahkan pasangan Inggris, Anthony Clark/Nathan Robertson 19-21, 21-17, 21-16. "Ganda putra Indonesia rata-rata bagus," kata Yong Dae-lee. Saat melawan pasangan Inggris itu, Jae Sung-jung mendapat kartu kuning dari wasit karena memprovokasi pemain lawan.

    Pada ganda putri, satu-satunya pasangan Indonesia yang masih tersisa, Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari, dikalahkan pasangan Cina, Wei Yang/Jiewen Zhang, 10-21,15-21. "Mereka belum banyak pengalaman, baru dua kali mengikuti super series, jadi kalah matang" kata Manajer Tim Indonesia Aryono.

    Adapun pada nomor tunggal putra, unggulan pertama dari Malaysia, Lee Chong Wei, kian dekat ke podium juara setelah menundukkan andalan Denmark, Peter Hoeg Gade, 21-16,17-21,21-13. Gade memprotes keputusan wasit yang memutuskan bola Lee masuk pada posisi 14-17 di set kedua. Wasit mengubah keputusan dan memberikan poin kepada andalan Denmark tersebut, yang kontan membuat pendukung tuan rumah mencemooh keputusan wasit. Lee akan mempertahankan gelar juaranya dengan menghadapi pemain Korea Selatan lainnya, Sung Hwan-park. SAFWAN AHMAD (KUALA LUMPUR)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.