Dituding Abaikan Undangan Turnamen Toulon 2022, Ini Jawaban Ketua PSSI

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan arahan kepada pemain Timnas U-18 saat pelepasan Pemusatan Latihan Timnas U-18 di Jakarta, Senin, 15 November 2021. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan arahan kepada pemain Timnas U-18 saat pelepasan Pemusatan Latihan Timnas U-18 di Jakarta, Senin, 15 November 2021. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen sepak bola usia muda, Turnamen Toulon, bakal berlangsung di Prancis pada April 2022. Panitia turnamen mengungkapkan telah mengundang Indonesia untuk berpartisipasi di turnamen yang sebelumnya tak digelar selama dua tahun karena pandemi Covid-19.

    Otoritas Toulon Tournament belum merilis daftar peserta turnamen tahun ini. Namun, melalui akun Instagramnya, mereka mengaku sudah mengundang Indonesia sebagai salah satu peserta.

    "Kami sangat senang bisa mengundang Indonesia di turnamen edisi selanjutnya dan kami sudah mengundang mereka, tetapi sayangnya federasi tidak merespons," tulis Toulon Tournament.

    Adapun Toulon Tournament merupakan salah satu turnamen penting bagi para pemain muda di dunia. Turnamen tersebut pernah mengorbitkan pemain-pemain seperti Cristiano Ronaldo, Dani Alves, James Rodriguez, sampai Zinedine Zidane.

    Timnas U-19 Indonesia saat bertanding melawan Brasil pada turnamen Toulon 2017. pssi.org

    Dari Indonesia, Egy Maulana Vikri sempat mendapatkan penghargaan Jouer Revelation Trophee atau pemain yang paling berpengaruh untuk tim pada 2017. Penghargaan itu sempat membuat Egy mendapatkan undangan trial di klub Liga Portugal, Benfica.

    Adapun Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memastikan bahwa Indonesia tak akan berpartisipasi di turnamen tersebut. "Turnamen Toulon tidak dijalankan di bawah pengawasan FIFA atau asosiasi sepak bola secara individu," kata Iriawan.

    "Oleh karena itu, turnamen ini dianggap sebagai yang paling bergengsi dari semua turnamen persahabatan yang melibatkan tim muda, dan dianggap sebagai kejuaraan dunia tidak resmi sebelum FIFA memperkenalkan Piala Dunia Youth pada 1977."

    "Terlepas dari pembentukan Piala Dunia U-20 FIFA dan kemudian Piala Dunia U-17, turnamen Toulon tetap menjadi salah satu kompetisi utama untuk tim sepak bola muda," ujar Mochamad Iriawan.

    SKOR.ID

    Baca juga : Pelatih Timnas Putri Indonesia Akui Pemain Sempat Stres Usai Lawan Australia


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.