Jawa Barat Incar Tuan Rumah Pekan Olahraga Nasional 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bandung: Provinsi Jawa Barat mengincar posisi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional XIX pada 2016. Salah satu persiapan mereka untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2016 adalah dibukanya Lintasan Sintetik Stadion Atletik Jawa Barat di GOR Pajajaran, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (31/1).

    “Kita canangkan dari sekarang (untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2016),” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan usai meresmikan fasilitas Lintasan Sintentik Stadion Atletik Jawa Barat di GOR Pajajaran, Sabtu ( 31/1). 

    Menurut Heryawan, peresmian lintasan berstandar internasional itu merupakan salah satu persiapan pihaknya untuk mengincar posisi tuan rumah ajang olahraga nasional itu. Heryawan mengatakan selain menyiapkan fasilitas yang ada, pihaknya akan terus melakukan lobi untuk mendapatkan posisi itu menyusul Riau, yang menjadi penyelenggara Pekan Olahraga Nasional XVIII pada 2012 nanti. 

    Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat AM Ruslan mengatakan, kendati semua fasiltas olahraga telah ada, sebagian perlu diperbaiki. “KONI akan menginventarisir venue-venue apa saja yang kurang,” katanya. 

    Dia mengatakan pembangunan fasilitas olahraga terakhir pada 1962, yakni Gelora Saparua di Kota Bandung, untuk bulu tangkis. Fasilitas itu sendiri, lanjutnya, sejak dua tahun lalu sudah diusulkan untuk diperbaiki. Sebab, Jawa Barat tidak punya fasilitas olahraga untuk pertandingan bulu tangkis. Padahal sejumlah atlet nasional lahir dari provinsi itu. 

    Perbaikan fasilitas gedung bulu tangkis itu diperkirakan menghabiskan dana Rp 60 miliar. “Draft sudah ada dari PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) Jawa Barat tinggal prosesnya, kita masih membicarakannya dengan walikota dan gubernur,” kata Ruslan. 

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.