Petenis Israel Ditolak Ikut Turnamen di Dubai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif , Dubai: Masalah politik terbukti berpengaruh di dunia olahraga. Hal ini dialami petenis putri Shahar Peer, asal Israel. Petenis peringkat 48 dunia ini tidak didijinkan mengkuti Turnamen Dubai, yang dimulai pekan ini.

    Keputusan ini dilakukan oleh asosiasi tenis Uni Emirat Arab yang kemudian disesalkan oleh banyak kalangan. Asosiasi Tenis wanita (WTA) merencanakan untuk melihat kembali turnamen ini di masa depan. “Peer hanya ingin bertanding dalam turnamen ini dan sangat disesalkan dengan keputusan panitia yang menolak hak dia,” ujar Larry Scott, CEO Turnamen WTA.

    Menurut jurubicara sekaligus saudara Peer, Shlomi Peer, mengatakan bahwa petenis berusia 21 tahun ini telah mengajukan visa dan telah diyakinkan oleh panitia turnamen akan diijinkan masuk, sayangnya di saat-saat terakhir diputuskan ditolak.

    Turnamen tenis Dubai akan diikuti sepuluh petenis peringkat dunia. “Semua pemain mendukung Shahar. Kami semua di sini adalah atlet dan ingin bemain tenis,” ujar Venus Williams. “Pemain seharusnya bersatu dan mendukung.”

    Sementara juara Prancis Terbuka Ana Ivanovic menyatakan ketidaksukaannya. “Saya benar-benar tidak suka apabila olahraga dicampuradukkan dengan politik.”

    Sebelumnya, Peer telah memecahkan halangan bermain di Timur Tengah, saat dia bisa tampil di Qatar, yang juga sebagai petenis Israel pertama yang bisa tampil di sini. Namun bulan lalu, Peer juga menghadapi masalah yang hampir sama, saat dia tampil di Selandia Baru, ketika itu dia banyak menerima protes karena Israel menyerang Gaza.


    AP| NUR HARYANTO


     


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.