Salat Idul Adha di Markas Blackburn Rovers, Stadion Ewood Park Sebelumnya Pernah Jadi Lokasi Salat Idul Fitri

Ewood Park Stadion. wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta - Klub sepak bola Inggris Blackburn Rovers membuka stadion mereka, Ewood Park, untuk masyarakat muslim melakukan ibadah salat Idul Adha. Kabar tersebut disampaikan lewat akun resmi klub di media sosial Twitter pada unggahan Senin, 4 Juli 2022.

Stadion Ewood Park ini terbuka untuk kaum muslimin dari segala usia. Dengan ketentuan, mereka harus membawa sajadah sendiri. Salat Idul Adha di Ewood Park akan dilangsungkan pada pukul 09.30 waktu setempat. Oleh sebab itu, umat muslim diminta untuk berada di stadion paling lambat pukul 09.00.

“Kami dengan bangga mengumumkan, sekali lagi, kami akan membuka pintu di Ewood Park untuk komunitas Muslim kami untuk menjadi tuan rumah salat Idul Adha pada Sabtu, 9 Juli,” bunyi cuitan tersebut.

Ini bukan kali pertama bagi Blackburn Rovers membuka stadion Ewood Park untuk kaum muslim. Pada Idul Fitri tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya, mereka juga mengizinkan masyarakat muslim di Blackburn, Inggris, menggelar salat di sana. “Untuk merayakan akhir Ramadan, salat Idul Fitri di Ewood Park akan diselenggarakan mulai pukul 9 pagi sampai 10 pagi,” bunyi pernyataan Blackburn Rovers, Selasa, 26 April 2022 lalu.

Ewood Park Markas Blackburn Rovers

Ewood Park sendiri merupakan kandang bagi Blackburn Rovers F.C., anggota pendiri Football League dan Premier League, yang telah bermain di sana sejak 1890. Stadion ini dibangun pada 1881 dan mampu menampung total hingga 31.367 kursi penonton. Sementara luas lapangan sepak bola di Edwood Park yaitu panjang 105 meter dan lebar 69 meter.

Stadion Ewood Park memiliki empat bagian yakni The Jack Walker Stand, The Ronnie Clyton Blackburn End, The Ronnie Clayton Blackburn End, The RFS Riverside Stand, dan The Bryan Douglas Darwen End. Penamaan tersebut diambil dari nama pemain legendaris Blackburn Rovers yakni Bryan Douglas dan Ronnie Clyton, nama sungai dekat stadion yaitu Sungai Darwen, dan pendiri Blackburn Rovers, Jack Walker.

Meskipun utamanya sebagai markas bagi Blackburn Rovers, Ewood Park juga digunakan untuk gelaran lain, termasuk menjadi tuan rumah Putaran Ulang Final Piala Liga Perang 1941. Jauh sebelum itu, Ewood Park diberi kehormatan untuk menjadi tuan rumah pertandingan internasional nggris kontra Skotlandia pada 1891 dan Inggris kontra Wales pada 1924. Selain itu, enam semifinal Piala FA dimainkan di tempat tersebut antara 1893 dan 1947.

Pada 9 November 2002 Ewood Park menjadi tuan rumah uji liga rugby Inggris Raya pertandingan melawan Selandia Baru, yang merupakan bagian dari tur mereka di Inggris Raya dan Prancis. Stadion ini juga telah menjadi tuan rumah berbagai pertandingan internasional Inggris U21 termasuk Inggris melawan Wales pada 2004. Kompetisi Euro 2005 Wanita, dua pertandingan Inggris dalam permainan grup, dan final juga digelar di Ewood Park.

Stadion ini secara resmi dibuka pada April 1882. Sebelum menjadi sarang bagi Blackburn Rovers, Stadion Ewood Park merupakan tempat olahraga serba guna. Tak Cuma sebagai tempat untuk pertandingan, tetapi turut digunakan sebagai tempat pelaksanaan gelaran olahraga lain. Pada era 1881 hingga 1890, stadion ini dijadikan lokasi balapan anjing, dan pertemuan atletik, seperti dikutip dari laman resmi klub yang telah diarsipkan.

Rovers kemudian menyewa stadion ini pada 1890, menandatangani sewa sepuluh tahun. Pertandingan pertama mereka di lapangan adalah melawan Accrington pada September. Kemudian pada 1893, Blackburn Rovers membeli hak milik tanah stadion dengan harga 2.500 poundsterling. Dalam perjalanannya, Edwood sempat beberapa kali mengalami renovasi.

Pada 1903, sebuah atap dibangun di atas stadion. Sehingga mampu menampung 12 ribu penonton. Lalu pada 1904, stadion direnovasi berdasarkan desain arsitek Archibald Leitch dengan biaya 24 ribu Poundsterling. Setelah dibangun ulang, pada Tahun Baru 1907 stadion ini digunakan untuk pertandingan melawan Preston North End.

Kemudian pada 1905, Laurence Cotton mulai merombak stadion Ewood Park lagi di mana pembangunan konstruksinya mulai dikerjakan pada 1906. Pembangunan tersebut meliputi penambahan tempat duduk sebanyak 4.112 di tingkat atasnya, serta penambahan ruang ganti dan kantor di bawahnya.

Setelah mendapatkan kendali penuh atas Blackburn Rovers pada akhir musim 1990 hingga 1991, Jack Walker mengumumkan rencana untuk membangun kembali tiga sisi lain Ewood Park. Kemudian pada Juni 1992, dewan lokal berencana untuk membangun tiga tribune baru, dengan kapasitas lebih dari 31 ribu.

Pada Februari 1994, dua tribune baru dibangun dengan tempat parkir mobil yang terletak di belakang kedua tribune tersebut. Perombakan stadion rampung pada Agustus 1994. Stadion baru melambangkan era baru bagi klub. Ewood Park secara resmi dibuka kembali pada November 1995 yang ditandai oleh Blackburn Rovers dengan kemenangan 7–0 atas Nottingham Fores

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Baca: Profil Stadion Ewood Park Markas Blackburn Rovers untuk Salat Idul Fitri 2022

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Mahasiswa Vokasi UGM Belajar Strategi Bisnis di Klub Sepak Bola Manchester City

1 jam lalu

Mahasiswa Vokasi UGM Belajar Strategi Bisnis di Klub Sepak Bola Manchester City

Mahasiswa UGM belajar bagaimana klub sepak bola tersebut memanfaatkan segala peluang bisnis.


Jepang, Inggris, Italia Bangun Jet Tempur Pendamping F-35

3 jam lalu

Jepang, Inggris, Italia Bangun Jet Tempur Pendamping F-35

Jepang, Inggris, dan Italia bekerja sama membangun jet tempur generasi berikutnya pengganti Typhoon dan melengkapi armada F-35 Lightning.


Tak Punya Lagi Pekerjaan, 200 WNI Pemetik Buah di Inggris Dipulangkan

1 hari lalu

Tak Punya Lagi Pekerjaan, 200 WNI Pemetik Buah di Inggris Dipulangkan

KBRI London mengatakan 200 orang WNI yang bekerja sebagai buruh migran di Inggris akan dipulangkan karena sudah tak punya lagi pekerjaan.


Inflasi Masih Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Diprediksi Melambat

2 hari lalu

Inflasi Masih Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Diprediksi Melambat

Pertumbuhan ekonomi Inggris pada tahun depan diprediksi melambat karena inflasi masih tinggi. Hal ini berdampak pula pada masuknya investasi


Cetak Gol Pertama di Piala Dunia 2022, Intip Koleksi Mobil Harry Kane

4 hari lalu

Cetak Gol Pertama di Piala Dunia 2022, Intip Koleksi Mobil Harry Kane

Harry Kane berhasil mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2022 pada pertandingan babak 16 besar melawan Senegal, Senin dini hari WIB, 5 Desember 2022


Hari Disabilitas Internasional, Inggris Luncurkan Aplikasi Akses Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas

4 hari lalu

Hari Disabilitas Internasional, Inggris Luncurkan Aplikasi Akses Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas

Di Hari Disabilitas Internasional, Inggris meluncurkan akses ketenagakerjaan yang memudahkan bagi penyandang disabilitas.


Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

5 hari lalu

Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

Miliarder Mikhail Fridman pada Sabtu, 3 Desember 2022, mengumumkan kalau dia dalam kondisi baik-baik saja, tidak dalam kondisi ditahan Inggris


Benteng Victoria di Kota Ambon, Tempat Pahlawan Pattimura Dihukum Gantung Belanda

6 hari lalu

Benteng Victoria di Kota Ambon, Tempat Pahlawan Pattimura Dihukum Gantung Belanda

Benteng Victoria terletak di Desa Uritetu, Sirimau, Ambon. Belanda gunakan benteng ini sebagai pusat pemerintahan. Pattimura dihukum gantung di sini.


Rasisme Masih Ada di Istana Buckingham, Ini Kata PM Sunak

7 hari lalu

Rasisme Masih Ada di Istana Buckingham, Ini Kata PM Sunak

PM Rishi Sunak, yang pernah jadi korban rasisme mengatakan, negaranya telah berbuat banyak untuk mengikisnya namun masih belum sepenuhnya hilang.


Ford Tambah Investasi Mobil Listrik Rp 2,7 Triliun di Inggris

7 hari lalu

Ford Tambah Investasi Mobil Listrik Rp 2,7 Triliun di Inggris

Pabrik mobil di Halewood memainkan peran yang sangat penting sebagai investasi pertama Ford dalam manufaktur komponen mobil listrik di Eropa.