Dua Sektor Ganda Kurang Sempurna di All England

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Peta kekuatan Indonesia pada turnamen Super Series All England yang digelar di Birmingham, 3-8 Maret mendatang tampaknya menjadi kurang sempurna. Ketiadaan beberapa atlet unggulan – terutama di sektor ganda putra dan ganda campuran cukup memberikan pengaruh pada kubu Indonesia.

    Pada sektor ganda campuran, ketiadaan Vita Marissa, membuat Indonesia harus bertumpu pada pasangan Nova Widianto / Liliyana Natsir. Pelatih ganda campuran Richard Mainaky menyatakan menjelang turnamen super seri bergengsi ini, dia hanya bisa mempunyai dua amunisi. 

    Selain Nova /Liliyana, sektor ganda campuran akan diperkuat oleh Devin Lahardi / Lita Nurlita. “Kalau dilihat-lihat, tumpuan akan lebih banyak dibebankan pada Nova/Liliyana, karena pasangan lainnya masih terhitung baru,” katanya ketika ditemui di pelatnas Cipayung, Kamis (19/2).

    Bagi Richard, dengan amunisi seperti itu, dirinya tetap mengusahakan untuk bisa melakukan persiapan menjelang turnamen yang maksimal. “Meski sebenarnya agak sulit untuk menjalankan latih tanding saat ini,” katanya. Ketiadaan Vita Marissa, menurutnya, memberikan pengaruh yang besar dalam program latihan. “Tetapi bagaimana pun kita juga harus tetap bersiap-siap menghadapi pertandingan,” katanya.

    Ada pun pasangan Vita, Muhammad Rijal tetap berlatih meski masih belum mendapatkan pasangan pengganti. “Dia (Rijal) memang saya minta untuk bisa membantu dalam sparing,” kata Richard. Richard menyatakan untuk saat ini memang agak sulit menemukan teman latih tanding yang sekelas dengan pasangan Nova/Liliyana. 

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.