Chris John Terus Asah Kemampuan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Chris “The Dragon” John masih terus mengasah kemampuan dirinya menjelang pertarungannya melawan petinju Amerika Serikat, Rocky Juarez pada 28 Februari nanti. Sepekan menjelang laga pertahanan sabuk gelar juara kelas bulu versi WBA, Chris terus melakukan latih tanding.

    Tony Priatna, selaku asisten manager Chris John menyatakan latihan teknik serta latih tanding terus dilakukan di Sasana Lopez Boxing Gym Houston, Houston, Texas, Amreika Serikat. “Mungkin besok (kemarin) akan menjadi latihan sparring yang terakhir untuknya,” katanya ketika dihubungi via telepon, Senin (23/2)

    Tony menjelaskan, sisa waktu yang ada akan lebih dimanfaatkan Chris untuk latihan teknik. “Dalam programnya memang sudah direncanakan seperti itu, lagipula dia (Chris) juga sudah siap,” katanya. Menurutnya, pelatih Chris, Craig Christian akan memantau hasil latihan pada Senin pagi waktu setempat atau malam kemarin. “Jika tidak dibutuhkan latih tanding lagi, mulai hari Selasa akan dimulai latihan teknik,” kata Tony

    Chris John berlatih bersama dengan dua orang petinju. Salah satunya – petinju lokal yang bernama Ben - merupakan petinju yang dianggap memiliki karakteristik yang sama dengan Juarez. Sebelum berangkat ke Texas awal bulan lalu, Chris memang pernah menyatakan rencana tersebut. 

    Pertarungan dengan Rocky Juarez akan menjadi perjuangan Chris untuk mempertahankan sabuk juara yang ke-11 kalinya. Rocky Juarez - peraih perak di Olimpiade tahun 2000 – terus memenangi 23 pertandingan. Terakhir Rocky mencatatkan kemenangan manis dengan TKO pada ronde ke-11 atas mantan juara dunia, Jorge Rodrigo Barrios di Toyota Center, Houston, Texas, Amerika Serikat pada 6 September 2008.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?