Celtics Bungkam Nuggets

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Denver: Meski tidak diperkuat Kevin Garnett yang masih cedera, Boston Celtics berhasil mengalahkan tuan rumah Denver Nuggets dengan selisih skor besar, 114-76, pada lanjutan Liga Basket Amerika (NBA), Senin (23/2) waktu setempat. 

    Ray Allen mencetak poin terbanyak untuk Celtics, 26 angka dan enam rebound. Sementara forward Celtics, Paul Pierce, mencetak 22 poin dan enam rebound untuk menambah perolehan angka Celtics. Guard Rajon Rondo membukukan 14 poin, delapan rebound, dan delapan assist untuk Celtics. 

    Ini adalah kekalahan terburuk kedua bagi Nuggets di kandang sendiri sejak Februari 1998. Ketika itu, Nuggets dilibas Chicago Bulls dengan skor 111-72. Ini juga menjadi salah satu kekalahan terburuk Nuggets sejak tim itu bergabung dengan NBA pada 1976.

    Di kubu Nuggets, J.R Smith memimpin perolehan angka dengan 19 poin. Forward Carmelo Anthony membukukan 18 angka dan enam rebound. Sementara center John Petro, menggantikan posisi Nene yang tidak bisa bermain karena cedera, mencetak sembilan angka dan 10 rebound

    Meski tidak ada Garnett, Celtics tampil gemilang sejak awal kuarter pertama. Nuggets sendiri tidak bisa mengejar perolehan angka. Bahkan guard Nuggets Chauncey Billups, yang biasanya selalu tenang, justru tampak frustrasi dan banyak membuat kesalahan. Di babak pertama, dia sudah membuat tiga turnovers dan dua pelanggaran, sementara poin yang dicetaknya hanya satu angka.

    Celtics memimpin sejak kuarter pertama dengan skor 29-20. Di kuarter kedua, Nuggets hanya bisa mencetak 17 angka, dan Celtics menutup babak pertama dengan skor 60-37. Memasuki kuarter ketiga, Nuggets kembali tertinggal 86-58. Perolehan angka Celtics semakin tidak terkejar di kuarter keempat, dan menutup pertandingan dengan skor 114-76.

    AP| NBA| GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.