Bank Jatim Menang Mudah Atas Popsivo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Tim bola voli putri Surabaya Bank Jatim menang mudah tiga set langsung atas tim bola voli Jakarta Popsivo Polwan (25-16, 25-22 dan 25-10). Secara materi pemain, Popsivo memang kalah dibandingkan Bank Jatim yang saat ini berada di peringkat pertama dalam Sampoerna Hijau Voli Proliga 2009.

    Kemenangan Bank Jatim memang tidak bias lepas dengan smash dan blok para pemain, terutama Ting Ting dan Maya Kurnia Indrisari (15) yang sering mematikan permainan Popsivo.

    “Sebagi andalan selain smash, kami menginstruksikan kepada para pemain untuk tetap semangat, serve yang tidak keluar dan bloking yang kuat, karena kelemahan kami sebelumnya sudah bias dibaca oleh lawan,” kata Pelatih Bank Jatim, Eddy Rusiyanto.

    Ia juga menerangkan, kemenangan timnya juga diuntungkan oleh rotasi pemain yang merata. Padahal pada pertandingan sebelumnya rotasi pemain tidak berjalan dengan baik.
     
    “Kalau ada kesan tim kami melepas atau pasrah, kami memang sudah berusaha mencuri angkla di set ketiga, namun materi pemain Bank Jatim kami akui lebih bagus,” kata Wandi Pameka pelatih Popsivo usai pertandingan di GOR Pangukan Sleman, Yogyakarta, Minggu (1/3).

    Meskipun kemarin, Sabtu (28/2) Popsivo menang atas Bogor Prayoga Unitas, namun pada pertandingan kedua di Yogyakarta itu Poposivo tampak sudah kelelhan. Namun kelelahan tersebut disangkal oleh Wandi. Ia menjelaskan, memang secara materi pemain Bank Jatim lebih unggul dengan adanya pemain asing, Liao Ting Ting dengan nomor punggung (10).

    Untuk sementara, tim bola voli Surabaya Bank Jatim menduduki peringkat pertama pada klasemen sementara, sedangkan Jakarta Popsivo Polwan menduduki peringkat keenam.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.