Christopher Rungkat Tunggal Pertama Tim Davis Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Surakarta: Tim Piala Davis Indonesia akan memainkan Christopher Rungkat sebagai tunggal pertama saat melawan Kuwait pada 6-8 Maret mendatang. Dia akan menghadapi Ahmad Rebeeca Muhammad pada pertandingan yang direncanakan diselenggarakan Jumat, 6 Maret mulai pukul 09.00 WIB. 

    “Christopher akan menjadi tunggal pertama. Sejak awal memang sudah disiapkan, karena dia memang yang paling bagus diantara pemain Indonesia lainnya,” ucap Ketua Pengurus Besar Persatuan Lawn Tenis Indonesia Martina Widjaja dalam jumpa pers di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Rabu (4/3) malam.

    Di hari pertama, petenis tunggal putra Indonesia Sunu Wahyu Trijati juga akan berlaga melawan Muhammad Ghareeb. Pada hari kedua, digelar partai ganda yang mempertemukan Nesa Artha/Prima Simpati Aji dari Indonesia melawan Muhammad Ghareeb/ Muhammad Khaliq Siddiq dari Kuwait.

    Di hari terakhir, kembali partai tunggal antara Christopher Rungkat melawan Muhammad Ghareeb disusul Sunu Wahyu Trijati melawan Ahmad Rebeeca Muhammad.

    Martina menilai peluang antara Indonesia dengan Kuwait sama besar. Dia berharap tim terbaik yang menang. “Lebih jauh saya berharap kedua tim tidak terlempar dari Grup II Dunia,” katanya sambil tersenyum.

    Sebagai bagian dari strategi, Martina menyebut masih dimungkinkan adanya perubahan komposisi pemain. “Maksimal satu jam sebelum drawing masih bisa mengganti pemain,” lanjutnya.

    Ditemui seusai jumpa pers, Christopher optimistis bisa memenangi partai pertama. “Saya sudah tahu permainan Ahmad karena pernah bertemu di 2007, meski waktu itu kalah. Tapi saya kali ini lebih bersemangat mengalahkan dia karena membawa nama negara,” tegasnya. 

    Sementara pelatih Kuwait Peter Nyborg mengaku sudah memprediksi jika Christopher akan menjadi tunggal pertama. Hanya saja untuk tunggal kedua dia tidak memperkirakan Sunu yang dipasang. 

    Martina berharap minimal bisa mengambil satu poin di hari pertama. “Syukur bisa langsung 2-0. Sunu dan Christopher harus berjuang maksimal. Kunci selanjutnya ada di ganda,” ujarnya yang tetap realistis meskipun memenangi pertandingan melawan Kuwait, peluang Indonesia untuk promosi cukup berat. “Kami realistis saja. Yang penting bisa bertahan di Grup II Dunia,” pungkasnya. 

    UKKY PRIMARTANTYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.