Hidayat Nur Wahid Beri Dukungan Tim Piala Davis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, SURAKARTA: Hidayat Nur Wahid, ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memberi dukungan kepada tim Piala Davis di hari ketiga kejuaraan tenis di lapangan tenis Manahan Surakarta, Minggu (8/3). Pertandingan ini merupakan penentuan kemenangan tim Indonesia, karena sebelumnya Indonesia sudah unggul 2-1 atas tim tenis Kuwait.

    “Sebelum pertandingan Pak Hidayat akan mengunjungi para pemain untuk memberi support,” kata Humas Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kota Surakarta Ihsan Thamrin.

    Hidayat sebelum bertemu Presidan Susilo Bambang Yudhoyono di Surakarta menyempatkan diri menonton partai penentuan yang akan membawa tim Indonesia menang atau justru tumbang meski sudah mengantongi kemenangan.

    Penentuan siapa yang akan bertanding di sisa dua tunggal Indonesia tadi malam, baru Christoper Rungkat saja yang sudah pasti dimainkan pada pertandingan pertama. Untuk pemain kedua masih akan ditentukan satu jam sebelum pertandingan.

    “Baru satu jam menjelang pertandingan pengurus bisa menentukan siapa yang akan bermain, tim juga belum tahu siapa lawan yang akan dimainkan,” kata Amin Pujianto, Humas Piala Davis.

    Namun dua pemain, Ketut Nesa Arta dan Sunu Wahyu Trujati merupakan dua nama yang muncul dibicarakan oleh kapten tim, Kresno Merdiko. Menurut dia, antara Nesa dan Sunu, masing masing punya peluang besar. Namun Kresno sendiri lebih memilih Nesa untuk partai kedua setelah Christo. Namun Kresno enggan memberitahukan hasil rapat pengurus Pelti tadi malam.

    Menurut perkiraan Kresno, pada pertandingan pertama di hari ketiga ini, Kuwait akan menerjunkan Muhammad Ghareeb yang berada di peringkat 467 ITF (International Tennis Federation). Ghareeb diperkirakan akan menghadapi Christo yang hanya menduduki peringkat ke-1495 ITF.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?