Gagal Finis di MotoGP Jepang, Francesco Bagnaia: Saya Terlalu Ambisius

Reporter

Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, merayakan podium dengan trofi setelah memenangkan balapan MotoGP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Ahad, 21 Agustus 2022. Bagnaia meraih hat-trick tiga kemenangan beruntun musim ini di Austria. REUTERS/Leonhard Foeger

TEMPO.CO, JakartaPembalap Ducati Francesco Bagnaia mengatakan terlalu ambisius ketika mendapat peluang menyalip Fabio Quartararo pada balapan di MotoGP Jepang, Ahad, 25 September 2022. Sikap tersebut menjadi bumerang yang menyebabkan ia terjatuh pada lap terakhir balapan di Sirkuit Twin Ring Motegi.

Bagnaia berhasil merebut posisi kesembilan dari Enea Bastianini setelah tikungan 13 pada putaran ke-20. Kondisi itu membuatnya semakin mendekati pembalap Yamaha, Fabio Quartararo.

Jarak ketiga pembalap tersebut sangat ketat. Namun, Bagnaia melakukan perhitungan yang salah saat berupaya menyalip Quartararo di tikungan 3. Ban depannya tak dapat didorong lagi sehingga ia tergelincir di lintasan.

Fabio Quartararo pun finis pada posisi kedelapan untuk membawa pulang delapan poin berharga. Sedangkan Bagnaia, yang bertepuk tangan sarkastik untuk dirinya sendiri akibat kesalahan itu, gagal memangkas defisit poin dari Quartararo yang kini unggul 18 poin di puncak klasemen pembalap MotoGP.

"Pertama, saya ingin berterima kasih kepada tim saya karena kesalahan saya terlalu besar," ujar Bagnaia dikutip dari situs MotoGP. "Saya tidak melakukan manuver yang baik dan untungnya saya tidak menabrak Fabio dan dia aman, dia menyelesaikan balapan. Saya terlalu ambisius." 

Pembalap asal Italia itu mengawali lomba dari posisi ke-12 menyusul performa buruk Ducati di sesi kualifikasi. Ia merasa percaya diri dengan performa pengereman motornya, tapi kewalahan soal akselerasi di balapan.

"Saya tertinggal dari motor-motor lain. Namun, saya harus memikirkan kesalahan saya ini dan apa yang harus dilakukan untuk balapan-balapan selanjutnya," ujar Bagnaia. "Saya merasa aneh dengan motor saya selama balapan, padahal pagi ini di pemanasan berjalan baik. Pada siang harinya, saya sangat kewalahan."

Ia bersyukur Fabio Quartararo hanya dapat delapan poin dan tim Ducati tidak kehilangan banyak angka. 

Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro, juga gagal meraih poin setelah mengalami kendala teknis dengan motornya di awal lomba. Ia harus kembali ke garasi untuk berganti ke motor cadangan. Espargaro tertinggal tujuh poin dari Bagnaia dengan empat balapan tersisa.

Sementara rekan satu tim Bagnaia, Jack Miller merayakan kemenangan keempat dalam kariernya di MotoGP berkat penampilan dominan di Motegi hari ini. Pembalap Australia itu finis lebih cepat 3,409 detik di depan Brad Binder yang tampil sensasional untuk KTM.

Pembalap tim Pramac, Jorge Martin, tak dapat bertahan dari gempuran Binder karena keausan ban di pengujung lomba dan harus puas finis di tempat ketiga. Pembalap Repsol Honda Marc Marquez layak mendapat apresiasi.

Pembalap Spanyol itu berhasil menyelesaikan balapan di peringkat keempat setelah menjalani balapan dari pole position. Selanjutnya balapan MotoGP akan dilanjutkan ke Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand pada pekan depan.

Baca: Klasemen MotoGP Usai GP Jepang: Quartararo Perlahan Menjauh Lagi
 






5 Pembalap yang Paling Banyak Tampil di MotoGP, Tak Ada Marc Marquez

3 hari lalu

5 Pembalap yang Paling Banyak Tampil di MotoGP, Tak Ada Marc Marquez

Lalu siapa saja pembalap yang masuk dalam daftar ini? Berikut redaksi Tempo.co merangkum 5 pembalap yang paling banyak tampil di MotoGP:


Masih yang Terbaik, Lorenzo Sebut Marc Marquez Bisa Juara MotoGP 2023

3 hari lalu

Masih yang Terbaik, Lorenzo Sebut Marc Marquez Bisa Juara MotoGP 2023

Jorge Lorenzo menyebut Marc Marquez masih menjadi pembalap terbaik di MotoGP, dan bisa menjadi juara di MotoGP 2023.


Usai Juara WSBK, Alvaro Bautista Bersedia Terima Wildcard di MotoGP

4 hari lalu

Usai Juara WSBK, Alvaro Bautista Bersedia Terima Wildcard di MotoGP

Setelah juara WSBK, Alvaro Bautista (Aruba.it Racing - Ducati) bersedia terima wildcard di MotoGP musim depan. Simak selengkapnya di sini!


Sinopsis Serial Dokumenter Marc Marquez: ALL IN, Tayang Februari 2023

4 hari lalu

Sinopsis Serial Dokumenter Marc Marquez: ALL IN, Tayang Februari 2023

8 kali juara dunia MotoGP, Marc Marquez membagikan sisi yang belum pernah ditunjukkan sebelumnya, termasuk usai operasi dan penderitaan yang dialami.


Kesampingkan Ducati, Marco Bezzecchi Lebih Favoritkan Motor India

10 hari lalu

Kesampingkan Ducati, Marco Bezzecchi Lebih Favoritkan Motor India

Marco Bezzecchi mengaku menyukai motor buatan India berkarier di kelas Grand Prix MotoGP dibandingkan dengan Ducati.


MotoGP: Fabio Quartararo Tidak Puas dengan Mesin Yamaha

17 hari lalu

MotoGP: Fabio Quartararo Tidak Puas dengan Mesin Yamaha

Fabio Quartararo mengaku kurang puas dengan kinerja mesin motor balap Yamaha. Apa alasannya? Simak informasi lengkapnya di sini!


5 Rider Termahal di MotoGP, Gaji Marc Marquez Hampir Samai Ronaldo

21 hari lalu

5 Rider Termahal di MotoGP, Gaji Marc Marquez Hampir Samai Ronaldo

Berikut 5 rider dengan bayaran termahal di MotoGP 2022, di mana upah Marc Marquez hampir menyamai Cristiano Ronaldo di Manchester United.


Kuasai MotoGP dan WSBK, Begini Kata Bos Ducati

23 hari lalu

Kuasai MotoGP dan WSBK, Begini Kata Bos Ducati

Ducati berhasil menguasai MotoGP dan World Superbike (WSBK) pada musim ini, di mana Francesco Bagnaia dan Alvaro Bautista keluar sebagai juara.


Rata-rata Terjatuh Marc Marquez Terbanyak di MotoGP 2022

23 hari lalu

Rata-rata Terjatuh Marc Marquez Terbanyak di MotoGP 2022

Marc Marquez menorehkan catatan kurang apik selama MotoGP 2022, di mana ia menjadi pembalap dengan rata-rata terjatuh paling banyak.


Test MotoGP Valencia, Bos Yamaha: Ada yang Tak Beres dengan Mesin

23 hari lalu

Test MotoGP Valencia, Bos Yamaha: Ada yang Tak Beres dengan Mesin

Bos tim pabrikan Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli menyebut ada masalah yang terjadi pada mesin saat menjalani test MotoGP Valencia.