Ricuh Laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya Tewaskan 125 Orang, Ini 6 Fakta yang Sudah Diketahui

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

TEMPO.CO, Jakarta - Kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim, Arema FC vs Persebaya Surabaya, dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-11 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam.

Suporter Arema FC yang tak puas dengan kekalahan 2-3 masuk ke lapangan, yang kemudian memicu kerusuhan yang mengakibatkan 125 orang meninggal.

Simak sejumlah fakta tentang peristiwa ini:

Kronolgi Kejadian

Kericuhan tersebut bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan dan Stadion Kanjuruhan menggunakan empat mobil Polri, barracuda. Sementara beberapa pemain Arema FC yang masih di lapangan lantas diserbu pemain.

Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Ada kobaran api pada sejumlah titik di dalam stadion tersebut. Terlihat dua unit mobil polisi yang salah satunya adalah mobil K9 dibakar. Sementara satu mobil lainnya rusak parah dengan kaca pecah dan dalam posisi miring di bagian selatan tribun VIP.

Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan. Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.

Banyaknya suporter yang pingsan, membuat kepanikan di area stadion. Banyaknya suporter yang membutuhkan bantuan medis tersebut tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang disiagakan di Stadion Kanjuruhan.

Para suporter itu, banyak yang mengeluh sesak nafas terkena gas air mata dan terinjak-injak saat berusaha meninggalkan tribun stadion. Para suporter tersebut panik dan akhirnya berhamburan.

Jumlah Korban: 125 Meninggal, 180 Dirawat

Sebanyak 125 orang meninggal dunia dalam tragedi ini. Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu.

"Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," kata Nico. Belakangan, pada Minggu malam, Kapolri menyatakan bahwa setelah diverifikasi jumlah yang meninggal adalah 125 orang.

Sejumlah penonton membawa rekannya yang pingsan akibat sesak nafas terkena gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan saat kericuhan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Menurutnya, hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut.

Selain korban meninggal dunia, tercatat ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan, 10 di antaranya merupakan kendaraan Polri.

"Masih ada 180 orang yang masih dalam perawatan. Dari 40 ribu penonton, tidak semua anarkis. Hanya sebagian, sekitar 3.000 penonton turun ke lapangan," tambahnya.

Selanjutnya: Mengapa Ada Gas Air Mata






Iwan Bule Sebut Persiapan Timnas Indonesia Tak Ideal untuk Piala AFF 2022

10 menit lalu

Iwan Bule Sebut Persiapan Timnas Indonesia Tak Ideal untuk Piala AFF 2022

Kondisi fisik para pemain Timnas Indonesia menjadi pekerjaan rumah selama program latihan menuju Piala AFF 2022.


Liga 1: Persebaya Surabaya Kontrak George Brown Selama 2 Tahun

1 jam lalu

Liga 1: Persebaya Surabaya Kontrak George Brown Selama 2 Tahun

Persebaya Surabaya secara resmi mengontrak pemain trial, George Brown, selama dua tahun.


Berita Liga 1: Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSIS Semarang

21 jam lalu

Berita Liga 1: Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSIS Semarang

Persebaya Surabaya memanfaatkan jeda Liga 1 untuk memilah pemain, sementara Arema FC dan PSIS Semarang tetap berlatih rutin.


Dipanggil Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic Tak Ingin Terdepak Lagi

1 hari lalu

Dipanggil Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic Tak Ingin Terdepak Lagi

Pemain naturalisasi milik Bali United, Ilija Spasojevic, telah bergabung dalam pemusatan latihan timnas Indonesia menuju Piala AFF 2022 di Bali.


Target Sandy Walsh Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

1 hari lalu

Target Sandy Walsh Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Pemain naturalisasi timnas Indonesia, Sandy Walsh, dipastikan dapat tampil di Piala AFF 2022 setelah FIFA menyetujui permohonan perpindahan federasi.


Bukan JIS, Persija Ingin Bermarkas di GBK di Sisa Musim Liga 1

1 hari lalu

Bukan JIS, Persija Ingin Bermarkas di GBK di Sisa Musim Liga 1

Klub Persija Jakarta ingin bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada putaran kedua Liga 1 Indonesia 2022-2023.


Perpindahan Federasi Jordi Amat Direstui FIFA, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

1 hari lalu

Perpindahan Federasi Jordi Amat Direstui FIFA, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

Dua pemain naturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh, sudah resmi diizinkan pindah status federasi.


FIFA Melarang Kegiatan Non-Sepak Bola di Stadion untuk Piala Dunia U-20

1 hari lalu

FIFA Melarang Kegiatan Non-Sepak Bola di Stadion untuk Piala Dunia U-20

Ada 6 stadion yang bakal digunakan untuk Piala Dunia U-20 2023. Salah satunya ialah Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta.


Kembali Dipercaya Masuk Timnas Indonesia, Hansamu Yama Siap Kerja Keras

1 hari lalu

Kembali Dipercaya Masuk Timnas Indonesia, Hansamu Yama Siap Kerja Keras

Hansamu Yama Pranata merasa terbantu dengan klub dan bisa mengikuti program latihan di Timnas Indonesia.


Sandy Walsh sudah Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Pemain Naturalisasi Jordi Amat Masih Menunggu

2 hari lalu

Sandy Walsh sudah Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Pemain Naturalisasi Jordi Amat Masih Menunggu

Turnamen sepak bola Piala AFF 2022 akan berlangsung mulai 20 Desember dan persiapannya telah dimulai sejak Senin pekan ini di Bali.