Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, LPSK: Tragedi Kemanusiaan

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Sebuah mobil polisi terbalik akibat kericuhan usai pertandingan BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022. ANTARA FOTO/H Prabowo

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menegaskan harus ada pihak bertanggung jawab atas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 125 orang.

"Ini bukan lagi musibah, tapi tragedi. Harus ada yang bertanggung jawab," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu di Jakarta, Minggu.

Edwin mengatakan ratusan korban jiwa yang meninggal dunia usai pertandingan Arema FC berhadapan dengan Persebaya Surabaya tersebut bukan perkara statistik melainkan soal nyawa manusia. 
"Korban itu bukan statistik tapi tubuh bernyawa seperti kita," tambahnhya.

Terhadap insiden tersebut, dia menegaskan setiap peristiwa yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa harus ada yang bertanggung jawab.

Sebagaimana diketahui, kericuhan terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 3-2 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Kericuhan tersebut bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan Stadion Kanjuruhan dengan menggunakan empat mobil barakuda.

Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Terdapat kobaran api pada sejumlah titik di dalam stadion. Terlihat dua unit mobil polisi yang salah satunya adalah mobil k9 dibakar. Sementara satu mobil lainnya rusak parah dengan kaca pecah dan dalam posisi miring di bagian selatan tribun VIP.

Langkah Polri

Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan tim dari kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang bekerja mengusut tragedi kericuhan di Stadion Kanjuruhan.

"Ya (Mabes Polri) mengikuti perkembangan di lapangan, Polda Jatim, Kodam, pemerintah daerah, dan lainnya sedang bekerja," kata Dedi kepada Antara di Jakarta, Minggu.

Dedi mengatakan Mabes Polri memantau langsung penanganan tragedi tersebut dan memastikan tim bekerja menuntaskan.

Terkait aturan penggunaan gas air mata saat tragedi terjadi, Dedi menyampaikan hal itu menunggu perkembangan dari Polda Jawa Timur. "Menunggu informasi lanjut dari Polda Jatim," tambahnya.

Catatan: Berita ini telah direvisi pada Senin, 3 Oktober 2022, untuk memperbaiki jumlah korban tewas. Sesuai rilis Kapolri jumlahnya adalah 125, bukan 127, 129, atau 130 seperti yang selama ini dilaporkan.

Baca Juga: 6 Fakta Soal Kerusuhan Arema vs Persebaya yang Tewaskan 127 Orang






Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

1 jam lalu

Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

Menanggapi insiden pelemparan bus resmi klub sepak bola Persis Solo, Polda Metro Jaya menyatakan sebelumnya Polri sudah membuat antisipasi.


Hasil dan Klasemen Liga 1 Pekan Ke-21: PSM Makassar vs Rans Nusantara FC 3-1, Laga Sempat Dihentikan 30 Menit

3 jam lalu

Hasil dan Klasemen Liga 1 Pekan Ke-21: PSM Makassar vs Rans Nusantara FC 3-1, Laga Sempat Dihentikan 30 Menit

PSM Makassar berhasil mengalahkan Rans Nusantara FC dengan skor 3-1 dalam pertandingan Liga 1 pekan ke-21.


Liga 1: Ini Sederet Konsekuensi yang Akan Terjadi Bila Arema FC Membubarkan Diri

4 jam lalu

Liga 1: Ini Sederet Konsekuensi yang Akan Terjadi Bila Arema FC Membubarkan Diri

Arema FC kini tengah menimbang opsi terburuk: membubarkan diri. Ada sederet konsekunsi yang akan mengikuti bila pembubaran diri dilakukan.


3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

6 jam lalu

3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

Merespons kasus tabrakan menewaskan mahasiswa UI, Hasya Atallah Syahputra, Fadil Imran menitipkan tiga pesan kepada masyarakat.


Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

8 jam lalu

Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

Kapolri memerintahkan pembentukan tim pencari fakta untuk mengusut kasus mahasiswa UI ditabrak pensiunan AKBP. Ajakan damai hingga jadi tersangka.


Ada Insiden Pemain Persis Solo Pukul Pelaku Pelemparan Batu ke Bus, Gibran: Saya Minta Maaf

8 jam lalu

Ada Insiden Pemain Persis Solo Pukul Pelaku Pelemparan Batu ke Bus, Gibran: Saya Minta Maaf

Gibran meminta maaf atas insiden pemukulan yang dilakukan pemain Persis Solo terhadap orang yang diduga pelaku pelempar batu ke bus.


Jadwal Bola Senin 30 Januari 2023: Liga 1, Piala FA, Liga Spanyol, dan Liga Italia

10 jam lalu

Jadwal Bola Senin 30 Januari 2023: Liga 1, Piala FA, Liga Spanyol, dan Liga Italia

Jadwal bola pada Senin malam, 30 Januari 2023, akan menampilkan pertandingan Liga 1, Piala FA, Liga Spanyol, dan Liga Italia.


Bursa Transfer Liga 1: Egy Maulana Vikri Gabung Dewa United

11 jam lalu

Bursa Transfer Liga 1: Egy Maulana Vikri Gabung Dewa United

Egy Maulana Vikri bergabung dengan Dewa United pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2022-2023 usai kontraknya di klub Serbia, Zlate Moravce habis.


Liga 1: Madura United Tiga Kali Kalah Beruntun, Fabio Lefundes Mundur

11 jam lalu

Liga 1: Madura United Tiga Kali Kalah Beruntun, Fabio Lefundes Mundur

Pelatih Madura United, Fabio Lefundes, mengajukan pengunduran diri menyusul tiga kekalahan beruntun yang dialami timnya pada putaran kedua Liga 1.


Prediksi Liga 1 Pekan Ke-21 Senin Ini: Borneo FC vs Persik Kediri, Live di Indosiar

11 jam lalu

Prediksi Liga 1 Pekan Ke-21 Senin Ini: Borneo FC vs Persik Kediri, Live di Indosiar

Jadwal Borneo FC vs Persik Kediri akan hadir pada pekan ke-21 Liga 1, Senin, 30 Januari 2023. Simak H2H, perkiraan pemain, dan prediksinya.