Kurniawan Dwi Yulianto Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Saat Ini Asisten Pelatih Klub Liga Italia Como 1907

Asisten pelatih Timnas U-23 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto (kanan) menghibur pesepak bola Osvaldo Haay (kiri) seusai kalah dari Timnas Vietnam dalam final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa, 10 Desember 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta atau TGIPF untuk mengusut kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan telah dibentuk. TGIPF tragedi Kanjuruhan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden atau Keppres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo. Rencananya, tim yang beranggotakan 13 orang dari lintas profesi itu diharapkan sudah sudah mulai bekerja sejak Selasa 4 Oktober 2022. 

TGIPF ini dipimpin Menteri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dengan wakil ketua Menpora Zainudin Amali. Tim ini diharapkan bisa menguak tragedi Kanjuruhan yang dilaporkan bertambah enam orang. Saat ini tercatat 131 orang meninggal akibat peristiwa itu. 

Terdapat salah satu nama legenda sepak bola nasional, Kurniawan Dwi Yulianto sebagai anggota TGIPF. Ia merupakan mantan timnas sepak bola Indonesia yang memiliki pengalaman berbagai kompetisi di dalam dan luar negeri.

Profil Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto adalah salah satu mantan pesepak bola yang dianggap terbaik dari Indonesia pada masanya. Pria kelahiran Magelang pada 13 Juli 1976 menjadi pesepak bola andal setelah terus beratih dan tidak gampang menyerah. Ini juga yang membuatnya sempat bermain di Eropa. Ia menempati posisi striker di lapangan hijau.

Pada awal kariernya, Si Kurus begitu julukannya, memulai bermain di tim remaja Sampdoria Italia sebelum dipindahkan ke FC Luzern di Swiss akibat masalah dengan PSSI. Kurniawan juga akrab dipanggil “Ade” ini setelah dari Eropa, ia kembali lagi ke Indonesia dan bermain di beberapa tim. Seperti PSM Makassar, PSPS Pekan Baru, PS Pelita Bakrie, Persebaya Surabaya,Persija Jakarta , Persitara Jakarta Utara, Persela Lamongan. Ia juga sempat bermain di Sarawak FC Malaysia namun ia dianggap tidak produktif dalam mencetak gol dan tidak diperpanjang kontrak.

Kariernya sempat redup dikarenakan ia sempat terjerumus dalam narkoba sekitar 1990. Namun ia bisa bangkit dan kembali fokus kepada karier sepak bolanya. Kurniawan Dwi Yulianto taklagi merumput di lapangan, ia masuk ke dunia kepelatihan. Pertama kali, ia menjadi pelatih di Chelsea Soccer School Indonesia. Setelah itu, Kurniawan menjadi asisten pelatih di tim nasional, salah satunya di Timnas Indonesia U-23 yang meraih medali perak di SEA Games 2019.

Dikutip dari Bisnis.com, kini Kurniawan Dwi Yulianto bergabung dengan klub kasta kedua atau Serie B Liga Italia, Como 1907 sebagai asisten pelatih.

YOLANDA AGNE  I  SDA

Baca: Mahfud MD Sebut Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terbit Hari Ini

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kenapa Dewan Direksi Juventus Beramai-ramai Mundur? Ternyata Ada 2 Masalah

2 hari lalu

Kenapa Dewan Direksi Juventus Beramai-ramai Mundur? Ternyata Ada 2 Masalah

Dewan direksi Juventus beramai-ramai mundur pada Senin waktu setempat, termasuk CEO Andrea Agnelli. Ada masalah apa?


Liga Italia: Juventus Terlilit Masalah, Seluruh Jajaran Direksi Mundur

2 hari lalu

Liga Italia: Juventus Terlilit Masalah, Seluruh Jajaran Direksi Mundur

Klub Liga Italia, Juventus, tengah terlilit masalah. Seluruh dewan direksi klub itu pun telah mengundurkan diri.


Menpora Bicara Alasan GBK Tak Boleh Dipakai Umum: Info dari PSSI, Bukan Saya

2 hari lalu

Menpora Bicara Alasan GBK Tak Boleh Dipakai Umum: Info dari PSSI, Bukan Saya

Penggunaan GBK sebagai tempat acara relawan Jokowi jadi sorotan karena sebelumnya ada larangan penggunaan stadion menjelang Piala Dunia U-20.


Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

2 hari lalu

Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

Sejak tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu, kompetisi sepak bola di Indonesia, termasuk Liga 1, dihentikan dan belum ada kepastian kelanjutannya.


Silat Lidah Menpora Zainudin Amali Setelah SUGBK Dipakai Relawan Jokowi

3 hari lalu

Silat Lidah Menpora Zainudin Amali Setelah SUGBK Dipakai Relawan Jokowi

Menpora Zainudin Amali menegaskan SUGBK tak diperkenankan untuk gelaran apa pun jelang 6 bulan Piala Dunia U-20. Kenapa ada kegiatan relawan Jokowi?


Beri Bonus Rp 309 Miliar, Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Atlet ASEAN Para Games 2022

3 hari lalu

Beri Bonus Rp 309 Miliar, Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Atlet ASEAN Para Games 2022

Presiden Jokowi memberikan total bonus Rp 309 miliar kepada atlet ASEAN Para Games 2022 yang meraih medali.


2 Menteri Jokowi Beda Pernyataan soal Renovasi GBK Usai Acara Relawan

3 hari lalu

2 Menteri Jokowi Beda Pernyataan soal Renovasi GBK Usai Acara Relawan

Relawan Jokowi menggelar acara di GBK. Padahal sebelumnya Zainudin Amali menyebut ada larangan menggelar kegiatan di stadion itu.


Menteri PUPR Bantah Menpora Zainudin Amali soal Renovasi GBK: Nggak Ada

3 hari lalu

Menteri PUPR Bantah Menpora Zainudin Amali soal Renovasi GBK: Nggak Ada

Relawan Jokowi gelar acara di GBK, padahal sebelumnya ada larangan penggunaan untuk acara apapun menjelang Piala Dunia U-20.


GBK Dipakai Relawan Jokowi, Menpora Berdalih Larangan Mulai Berlaku Desember

3 hari lalu

GBK Dipakai Relawan Jokowi, Menpora Berdalih Larangan Mulai Berlaku Desember

Sementara sekarang, renovasi belum dimulai. itulah sebabnya Zainudin tak mempersoalkan penggunaan SUGBK oleh relawan Jokowi tersebut.


Begini Alasan Menpora Tak Persoalkan GBK untuk Acara Relawan Jokowi

3 hari lalu

Begini Alasan Menpora Tak Persoalkan GBK untuk Acara Relawan Jokowi

Acara relawan Jokowi digelar di GBK dengan tajuk Nusantara Bersatu. Padahal Zainuddin telah melarang penggunaan area ini hingga Piala Dunia U-20.