Ryan Giggs Didukung Dapat Gelar Bangsawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo| PaulThomas

    AP Photo| PaulThomas

    TEMPO Interaktif, London: Kampanye agar pemerintah Inggris memberi gelar bangsawan kepada gelandang Manchester United Ryan Giggs semakin gencar. Bahkan, kampanye tersebut mendapat dukungan dari seorang menteri dan anggota parlemen.

    Pada Senin (27/4), salah seorang menteri di pemerintahan setempat, Hazel Blears, menyatakan Giggs layak diberi gelar 'Sir'. Dukungan itu juga mengalir dari anggota parlemen dari pihak oposisi di Partai Konservatif Chris Grayling.

    Blars mengatakan, "Ryan Giggs, selain memiliki rekor yang luar biasa di lapangan, juga mempunyai catatan bagus dalam kerja sukarela di luar lapangan termasuk membantu pemain-pemain muda di Salford. Ia adalah panutan positif dalam berbagai hal sehingga ia layak diberi gelar bangsawan."

    Sementara Grayling yang juga pendukung Manchester United menambahkan, "Ryan Giggs adalah pesepak bola hebat dari Inggris Raya dari generasi terakhir."

    Dukungan agar Giggs mendapat gelar bangsawan mulai diluncurkan dalam beberapa hari terakhir di internet. Kampanye tersebut dicetuskan seorang penulis blog politik Tim Montgomerie.

    Kampanye agar Giggs mendapat gelar bangsawan diluncurkan melalui situs tidak resmi penggemar Manchester United www.mustbered.com. Dalam situs tersebut, Montgomerie membeberkan 11 alasan mengapa Giggs harus diberi gelar bangsawan mulai dari prestasi di lapangan dan kegiatan amal Giggs.

    Pada Minggu (26/4) malam, Giggs dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Asosiasi Sepak Bola Profesional Inggris (PFA). Ini untuk pertama kalinya pemain berusia 35 tahun tersebut menyabet gelar itu setelah 12 musim berlaga di Liga Primer Inggris.  

    DAILY STAR| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.