Tour de Singkarak Dihadiri Ribuan Penonton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Padang: Sedikitnya 5.000 penonton ikut meramaikan Studion Olah Raga (GOR) Haji Agussalim, Padang, saat acara pembukaan lomba balap sepeda internasional Tour de Singkarak, Rabu (29/4) malam ini.

    Para penonton sebagian besar datang untuk menikmati tontonan gratis orkestra khusus The Soul of Minangkabau yang dipimpin Dwiki Dharmawan. Orkestra yang menampilkan kolaborasi hampir seratus musisi, paduan suara, dan penyanyi Jakarta dan Sumatera Barat tersebut memukau hadirin.

    Terlebih ketika penyanyi legendaris Minang, Elly Kasim dan Zalmon tampil membawakan lagu lokal. Dipadu dengan sejumlah artis ibukota seperti Andien, Iis Dahlia, Ita Purnamasari, dan Candil (mantan vokalis Seriues Band).

    Sebelum orkestra, acara dimulai dengan penampilan ‘Hoyak Tabuik’, tiruan acara ritual tradisional membuang Tabuik, sebuah tradisi agamis pengaruh Syiah di Kota Pariaman.

    Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dalam sambutan pembukaan mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan Tour de Singkarak 2009 akan menjadi penentu penyelenggaraan acara serupa tahun mendatang, di Sumatra Barat.

    “Jika pertandingannya berjalan lancar, pembalapnya senang atau tidak kecewa, dan masyarakatnya mendapatkan ekses ekonomi, maka tahun depan tournya akan kita pusatkan lagi di sini,” ujar Jero Wacik.

    Sementara, Gubernur Sumatera Barat, Gamawan Fauzi mengatakan pariwisata Sumatera Barat terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Bahkan kunjungan turis asing terus naik drastis. “Apalagi kalau nanti ada penerbangan langsung dari Bali ke Padang,” ujarnya.

    Tour de Singkarak yang dimulai Kamis (30/1) pagi diikuti 29 tim dari 19 negara. Perlombaan akan dimulai di Kota Padang, kemudian dilanjutkan di Padangpanjang, Bukittinggi, Danau Singkarak, dan Kabupaten Solok hingga Minggu (3/4).

    FEBRIANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.