Ayu Fani Lolos ke Final Bankaltim Open Women Circuit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Balikpapan: Petenis putri Indonesia Ayu Fani Damayati, Sabtu (2/5) lolos ke babak final Bankaltim Open Women Circuit di Lapangan Tenis Balikpapan. Ayu menundukan petenis Slovania Majeric Tadeja lewat permainan ketat tiga set 6-1, 6-7 dan 6-1.

    Sejak game pertama, permainan kedua petenis saling memperagakan pukulan-pukulan panjang yang memeras stamina. Majeric sering mencoba memecah konsentrasi Ayu Fani dengan cara membanting raketnya. Namun teriknya kondisi lapangan menguras stamina Majeric sehingga harus melepas game pertama. Game selanjutnya, Majeric mencoba bangkit dengan bermain alot dan diimbangi pula Ayu Fani.

    Namun pada game penentuan akhirnya jadi milik Indonesia. Majeric tidak bertahan lama menghadapi makin menyengatnya sinar matahari. Dia sering melakukan kesalahan sendiri setiap melepas pukulan forehand maupun backhand. Puncaknya saat tertinggal angka, petenis Slovania ini terlihat sudah tidak bersemangat untuk meraih kemenangan di turnamen ini. Wasit pertandingan sempat menegur permainannya tersebut.

    Ayu Fani mengakui teriknya lapangan jadi permasalahan, bukan hanya Majeric namun juga dirinya. Hal itu pula yang membuat dirinya terpaksa melepas game kedua dengan poin tipis 6-7. "Panas sekali lapangan Balikpapan. Membuat silau sehingga tidak lihat datangnya bola," ungkapnya.

    Nantinya di babak final, Ayu Fani akan menantang petenis Jepang Erika Sema yang menundukan petenis Thailand Wanasuk Nungnadda. Erika maju babak final setelah lawannya mengundurkan diri karena cedera saat tertinggal 3-0.

    Circuit Bankaltim Women Open memperebutkan total hadiah 25 ribu US Dolar telah berlangsung selama empat hari. Pelaksanaan pertandingan diikuti oleh petenis dari 14 negara dunia.

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.