Bertemu Korea, Indonesia Berharap Mengulang Sukses di Sevilla 2001

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Indonesia siap menurunkan yang terbaik untuk menghadapi Korea di babak semifinal Piala Sudirman di Guangzhou, Cina. Asisten manager tim Indonesia Jacob Rusdiyanto menyatakan siap membawa timnya lolos ke babak final. "Peluang untuk menang masih terbuka," katanya dalam pesan singkatnya kepada Tempo, Kamis (15/5).

    Pertemuan kedua negara kali ini diharapkan setidaknya dapat mengulang sukses Indonesia di Sevilla, Spanyol, tahun 2001 lalu. Kala itu, Indonesia dapat lolos ke final setelah melibas Korea 3-1. Namun, untuk bisa mengulang sukses itu Indonesia memang harus berjuang keras untuk bisa menumbangkan Korea yang pernah menjadi juara dalam tiga kesempatan itu.

    Baik Indonesia maupun Korea tampaknya memiliki peta kekuatan yang sama. Terutama pada sektor ganda campuran dan ganda putra. Seperti kita tahu, pasangan ganda campuran Korea Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung bukanlah merupakan pasangan yang merepotkan dua andalan Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Flandy Limpele/Vita Marissa Olimpiade Beijing 2008 lalu.

    Dae/Jung yang mematahkan peluang all Indonesian final serta membuat Nova/Liliyana hanya puas dengan medali perak setelah mereka taklukan di babak final. Kini, Nova/Liliyana yang berada di puncak peringkat dunia memang dibayangi Dae/Jung yang tepat berada di bawah mereka.

    Adapun pada partai ganda putra, Indonesia juga akan mendapatkan persaingan berat. Andalan Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan boleh jadi akan cukup kerepotan menghadapi Jung Jae Sung/Lee Yong Dae.

    Mantan atlet bulutangkis nasional, Haryanto Arbi menyatakan peluang poin Indonesia akan ada pada dua sektor tersebut, ganda campuran dan dan ganda putra. "Dan kita juga bisa mengandalkan partai tunggal putra," katanya ketika dihubungi, Jumat (15/5). Pada sektor tunggal putra, Indonesia bisa mengandalkan Sony Dwi Kuncoro atau Simon Santoso untuk menghadapi Park Sung Hwan.

    Haryanto menambahkan bahwa Sony Dwi Kuncoro dan kawan-kawan memang perlu memberikan kekuatan penuh untuk menghadapi Korea. "Peluangnya tetap besar untuk bisa menang. Yang pasti, kita harus berjuang keras," katanya.

    Pada babak penyisihan lalu, Korea tampak memiliki tiga sektor andalan untuk menyumbangkan poin. Selain ganda putra dan ganda campuran, Korea dapat menumpukan harapannya pada pasangan ganda putri mereka, Lee Kyung Won/Lee Hyo Jung yang kini bertengger pada peringkat empat dunia. Hal tersebut mungkin membuat pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari mungkin harus berjuang lebih keras untuk menyumbangkan poin.

    Adapun dalam sektor tunggal putri, kedua negara ini memiliki kekuataan yang cukup imbang. Maria Kristin Yulianti atau pun Andriyanti Firdasari cukup berpeluang untuk menyumbangkan poin dalam sektor ini.

    EZTHER LASTIANA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?