Magic Ingin Tebus Kekalahan Atas Lakers

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Los Angeles: Para pemain Orlando Magic bertekad untuk menebus kekalahan 100-75 dari Los Angeles Lakers di game pertama final Liga Basket Amerika (NBA) pada Kamis lalu. Magic akan memainkan game kedua di Staples Center, kandang Lakers, pada Minggu (7/6) atau Senin pagi waktu Indonesia.

    “Itu hanya (kekalahan) satu game, kami masih punya perjalanan panjang, kami masih punya waktu untuk memperbaiki tim dan tahu apa yang dibutuhkan untuk bisa menang,” ujar  forward Magic, Hedo Turkoglu.

    Para pemain Magic sudah melakukan evaluasi atas kekalahan mereka. Bahkan sepanjang hari Jumat lalu, mereka menghabiskan waktu menonton rekaman video pertandingan pertama itu.

    Meski para pemain Magic unggul 55-41 dalam hal rebound, namun mereka masih tidak mampu mengalahkan Lakers termasuk menjaga pergerakan Kobe Bryant yang berhasil mencetak 40 angka. “Itu sangat memalukan,” kata pelatih Magic, Stan Van Gundy.

    Van Gundy menyadari bahwa Howard tidak akan bisa bergerak bebas seperti biasanya. Para pemain Lakers selalu menjaga Howard dengan ketat. “Para pemain kami selalu memberi bola pada Howard, tapi mereka (Lakers) langsung berdatangan,” kata Van Gundy.

    Magic hanya mampu menyarangkan 30 persen tembakan mereka ke ring Lakers. Pemain center andalan Magic, Dwight Howard dipaksa bekerja keras dan hanya mampu membuat 12 angka.

    Howard yang memimpin perolehan dunk di NBA musim ini, sama sekali tidak melakukan keahliannya itu ketika melawan Lakers. “Kami tidak bermain dengan baik dan tidak mampu menjaga Bryant, maka nanti kami akan kembali dan bermain dengan lebih baik,” kata Howard.

    AP/GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.