Bikin Deg-Degan, Markis/Hendra Akhirnya ke Semifinal Juga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Singapura: Sempat membuat jantung deg-degan, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan akhirnya lolos juga ke semifinal turnamen Singapore Aviva Super Series, setelah sukses mengalahkan lawannya di perempatfinal yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Jumat (12/6) malam.

    Markis/Hendra, pemain nomor satu dunia dan unggulan pertama turnamen ini, selangkah lagi meraih gelar juara ketika dengan susah payah mampu menundukkan wakil tuan rumah, Hendri Kurniawan Saputra/Hendra Wijaya, 20-22, 21-17, 21-18.

    Bukan kali ini duet andalan Tim Merah-Putih itu harus menempuh permainan dalam tiga set. Dua pertandingan sebelumnya pun mesti diselesaikan dalam rubber set ketika mereka bertemu dua ganda Jerman, Michael Fuchs/Ingo Kindervater (21-17, 18-21, 21-18), dan Kristof Hopp/Johannes Schoettler (21-16, 20-22, 21-13).

    Dengan kemenangan ini, pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/6) mulai pukul 14.00 waktu setempat,  Markis/Hendra akan diuji oleh ketangguhan ganda veteran Lars Paaske/Jonas Rasmussen dari Denmark yang di semifinal mengandaskan perjuangan duta Malaysia, Gan Teik Chai/Tan Bin Shen, 21-16, 21-15.

    Kejutan besar dibukukan ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii, yang tanpa diduga menewaskan perlawanan unggulan pertama, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty dari Malaysia, dalam perempatfinal . Nitya/Greysia, yang datang sebagai pasangan nonunggulan di turnamen itu, menundukkan Eei Hui/Pei Tty dengan rubber set, 17-21, 21-16, 21-19, dalam permainan yang berlangsung selama hampir satu jam.

    Pada semifinal nanti satu-satunya ganda putri pelatnas Cipayung yang diterjunkan dalam turnamen bintang lima ini akan berjumpa unggulan kedelapan, Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl dari Denmark, yang di perempatfinal lainnya mengalahkan ganda Cina, Pan Pan/Qing Ti, 21-18, 21-14.

    Sebelumnya, ganda campuran nomor satu dunia dan unggulan utama turnamen berhadiah US$ 200 ribu atau sekitar Rp 2 miliar ini, Nova Widianto/Liliyana Natsir, terlebih dulu menggenggam satu tiket ke empat besar. Keduanya menundukkan duet Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk, 21-17, 21-8, untuk bertemu unggulan keenam, Xie Zhongbo/Zhang Yawen asal Cina, yang berhasil membungkam unggulan ketiga dari Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, 21-10, 21-18.

    Namun harapan Indonesia untuk merebut mahkota juara di nomor tunggal putra musnah sudah, saat unggulan ketiga Sony Dwi Kuncoro tak kuasa meredam keuletan tunggal putra Korea Selatan, Park Sung Hwan. Seperti yang dilansir situs turnamen, Sony menyerah dua set langsung, 19-21 dan 15-21.

    BOBBY CHANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.