Lennox Lewis Masuk Hall of Fame

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Canastota:Dalam olahraga yang dikenal keras, Lennox Lewis mengaku ingin dunia mengenalnya sedang membuat 'ilmu pengetahuan manis', 'dansa magis' di mana dirinya masuk dalam catatan international boxing hall of fame.

    Dengan tubuh jangkung yang mencapai 182 sentimeter, Lewis diklaim sebagai petinju tertinggi yang pernah ada. Pria berusia 43 tahun itu memutuskan untuk menggantung sarung tinjunya pada 2003 dengan catatan rekor 41-2-1, termasuk 32 meng-ko lawannya.

    Lewis hidup di Inggris hingga berusia 12 tahun ketika keluarganya memutuskan pindah ke Kanada. Ia memulai terjun ke olahraga adu jotos pada usia 15 tahun. Ia mengaku alasannya bertinju karena faktor ibunya. Ibunya kerap menggelar pesta tinju ketika ia beranjak dewasa.

    Lewis, pada 1998, memenangkan medali emas pada Olimpiade, mengalahkan petinju Amerika Serikat Riddick Bowe pada babak final. Ia beralih ke tinju profesional pada 1989. Setelah memenangkan gelar Eropa, Inggris, dan Persemakmuran, Lewis berhasil menggondorl juara kelas World Boxing Council (WBC) pada 1992, ketika mengkanvaskan TKO petinju Donovan'Razor' Roddick pada ronde kedua.

    Lewis berhasil mempertahankan gelar WBC dari Oliver McCall pada 1997. Pada 2001, Lewis meraih gelar WBC untuk ketiga kalinya dengan meng-KO Hasim Rahan ada ronde keempat. Gelar itu membuatnya bergabung dengan petinju legendaris seperti Rocky marciano dan Gene Tunney dengan rekor tak terkalahkan.

    Pertarungan Lewis yang paling dikenal adalah ketika ia melawan petinju Amerika Serikat Evander Hhholyfield pada Maret 1999. Dalam pertarungan kontroversial itu keduanya menghasilkan imbang. Namun, Lewis membalasnya dengan meraih gelar dari Holyfield delapan bulan kemudian untuk meraih gelar WBA/IBF dan menyatukan gelar juara kelas berat dunia.

    AP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.