Hewitt Redam Del Potro Untuk Lolos ke Putaran Ketiga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketika Lleyton Hewitt memenangi Wimbledon 2002, Juan Martin Del Potro masih bocah berusia 13 tahun. Semalam, Hewitt yang sudah berusia 28 tahun menundukkan unggulan kedelapan Argentina di putaran kedua dengan 6-3, 7-5, 7-5.


    Del Potro mengakui bahwa Hewitt adalah salah satu idolanya saat dia masih bocah. “Saya belajar banyak dari permainannya,” aku Del Potro. “Dia tak pernah salah mengembalikan bola, sedang saya banyak melakukan kesalahan. Itulah yang saya pikir perbedaan dia dengan saya.”


    Sementara Hewitt mendapat dukungan dari penonton, yang mengenakan kaos kuning dan hijau kostum tim Australia. “Itu tadi kemenangan besar saya,” ujar Hewitt. “Saya ingin mengalahkan petenis lima besar dunia dan ini adalah tempat yang kamu inginkan.”


    Tampilnya Hewitt merupakan petenis bersama Roger Federer, yang pernah menjuarai Wimbledon. Hewitt yang pernah menduduki peringkat pertama dunia, tampil di Wimbledon kali ini tidak diunggulkan.


    Hewitt kalah dari Federer di babak keempat tahun lalu, setelah memutuskan untuk operasi salah satu kakinya, yang kemudian kiprahnya di Olimpiade Beijing batal. Dia mengalami rehabilitasi selama tujuh bulan sebelum kembali untuk tur tahun ini.

    Hewitt, yang peringkatnya terjun bebas di 100 dunia pada bulan Februari untuk pertama kali dalam satu dekade, telah mampu mendongkrak kembali di 56 dunia. Hewitt telah memenangkan enam kali gelar di turnamen lapangan rumput, termasuk empat kemenangan di Klub Queens, di London Barat.


    REUTERS| NUR HARYANTO




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.