Dedeh Persembahkan Tiga Emas Untuk DKI Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -  Dedeh Erawati kembali menjadi yang terbaik di Kejuaraan Nasional Atletik 2009 yang berlangsung di Stadion Madya. Dedeh bersama dengan Irene T. Joseph, Rina Sahulata, dan Liesa Yunita menyabet medali emas di nomor lari estafet 4X100 meter putri. Mereka pun membawa DKI Jakarta melesat naik ke peringkat dua dengan perolehan medali empat emas, lima perak, dan satu perunggu.

    Selain membawa DKI Jakarta menuju peringkat dua perolehan medali, Dedeh juga sukses menggaet emas untuk ketiga kalinya. Emas pertama diraih pada nomor spesialisasinya 100 meter gawang. Emas kedua didapat di nomor lari 200 meter. “Saya sangat bersyukur bisa kembali mempersembahkan medali emas,” kata Dedeh.

    Dedeh dan rekan-rekan mencapai garis finis lebih dahulu dengan catatan waktu 47,06 detik. Adapun tim Jawa Timur berhak atas medali perunggu setelah membukukan 48,32 detik. Tim Nusa Tenggara Barat yang hanya terpaut 0,34 detik dari Jawa Timur berhak atas medali perunggu.

    Persaingan ketat antara DKI Jakarta dan Jawa Timur sudah berlangsung sejak awal pertandingan. Pelari dua DKI, Irene T. Joseph bisa membuat timnya berada di depan Jawa Timur. Namun, DKI justru harus tertinggal saat memasuki pelari ke tiga.

    Sebenarnya tim Jawa Timur sudah menunjukkan dominasinya saat pelari ketiga, Indah Lisa, menjalankan tugasnya. Namun, saat tongkat estafet DKI Jakarta berada di tangan Dedeh yang menjadi pelari terakhir, Jawa Timur tak mampu mempertahankan posisinya dan harus puas finis ke dua. “Saya tidak merasa sangat diandalkan di sini. Bagaimana pun juga kesamaan perasaan atau feeling tetap harus ada. Ini kerja sama tim,” kata Dedeh.

    Meski hanya bisa mendapat perak di sektor putri, Jawa Timur tetap bertahan di puncak peringkat perolehan medali. Tim estafet putra Jawa Timur semakin mengukuhkan posisi setelah menjadi yang tercepat di nomor 4X100 meter. Heru Astriyanto dan kawan-kawan menggaet emas dengan catatan waktu 41,28 detik. Dengan demikian, Jawa Timur mengoleksi enam emas, enam perak, dan lima perunggu.

    Medali perak diraih tim Papua yang finis kedua dengan catatan waktu 41,51 detik. Adapun perak menjadi milik Nusa Tenggara Barat dengan hasil 41,91 detik. Heru menyatakan bahwa timnya memang sudah ditargetkan untuk merebut medali emas di nomor ini. “Kami juga sudah berlatih bersama sejak bulan April lalu,” katanya.

    Heru pun sangat berharap hasil yang ditorehkannya di nomor ini dapat terulang saat dia turun di nomor estafet 4X400 putra hari Sabtu (31/7) ini. Dia akan turun bersama dengan John Kennedy – yang juga turun bersamanya di nomor 4X100 meter – serta Nurrochman dan Agus Setiawan. “Mudah-mudahan saja kami bisa mendapatkan medali emas lagi,” kata Heru.

    Pada klasemen peraihan medali sementara, Jawa Timur dan DKI Jakarta diikuti oleh Jawa Barat yang mengoleksi empat emas, dua perak, dan enam perunggu. Sementara peringkat empat diduduki Nusa Tenggara Barat dengan tiga emas dan satu perak. Peringkat lima menjadi milik Bali dengan perolehan dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.