Belum Berhenti, Bolt Raih Emas Ketiga di Berlin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Berlin:Superstar di lintasan lari Usain Bolt mereplika raihan tiga emas yang direbutnya di Olimpiade Beijing 2008 di Kejuaraan Dunia Atletik di Beijing, setelah finis terdepan pada nomor lari 4x100 meter beranting.

    Kuartet pelari Jamaika, di mana Bolt lari pada giliran terakhir, berhasil mencatatkan waktu 37,31 detik diikuti tim Trinidad dan Tobago yang meraih perak sekaligus menembus rekor nasional dengan catatan waktu 37,62 detik, diikuti tim Inggris Raya yang meraih perunggu dengan catatan waktu 38.02 detik.

    Sprinter veteran asal Inggris, Marlon Devonish menyatakan tidak peduli dengan keikutsertaan Bolt pada nomor ini. “Kami tidak pernah memikirkan Usain Bolt dari Jamaika. Kami hanya ingin berlari secepat mungkin. Ini yang membantu kami pada masa lampau dan memberikan kami medali,” ketus Marlon, yang menjadi anggota kuartet yang mengejutkan tim Amerika Serikat pada Olimpiade Atena 2004 untuk merebut emas, Minggu (23/8).

    Satu-satunya perbedaan dari apa yang diraih Bolt di Beijing dan di Berlin adalah gagalnya Jamaika menembus rekor dunia. Rival terberat Jamaika, AS gagal melaju ke babak final untuk dua kalinya beruntun, akibat didiskualifikasi.

    AP | BAGUS WIJANARKO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.