Federer Tantang Del Potro di Final AS Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif,New York:Roger Federer tinggal selankah lagi akan memmpertahankan gelarnya di ajang grand slam Amerika Serikat Terbuka. Tampil di semi final, raja tenis itu lolos ke babak puncak setelah menundukkan petenis Serbia Novak Djokovic 7-6, 7-5, 7-5.

    Federer, unggulan utama akan berhadapan dengan petenis berusia 20tahun asal Argentina, Juan Martin del Potro, unggulan keenam, yang merebut tiket pertamanya di grand slam setelah membungkam mantan raja tenis dunia Rafel Nadal, 6-2, 6-2, 6-2.

    Federer sedang membidik rekor legenda petenis Amerika Serikat Bill Tilden, yang berhasil mengoleksi enam gelar AS Terbuka beruntun pada era 1920-an, menang pada set petrama tiebreaker 7-3 dengan meraih lima trofi dari enam yang tengah diincarnya.

    Pertandingan set kedua ditentukan pada game terakhir ketika Fed menutupnya dengan pukulan forehand. Petenis yang baru saja menjadi ayah tersebut menutup set tersebut setelah Djokovic gagal mengembalikan bola pengembaliannya.

    Federer menutup perlawanan Djokovic setelah pukulan servis forehandnya gagal dikembalikan lawannya. Pertandingan ini sendiri berjalan cukup alot yang memakan eaktu 2 jam 34 menit.

    Fed mengaku terus melancarkan pukulan Exhibit A yang menjadi porsi khusus latihan setiap petenis.”Saya berlatih banyak untuk melakukan pukulan itu. Namun saya serignkali gagal. Itulah mengapa ketika pukulan itu bisa saya lakukan itu adalah pukulan terbagus yang pernah saya lancarkan sepanjang karier saya,” bungahnya.

    Djokovic enggan mengaku kalah. Ia mengaku telah menguras semua tenaganya untuk menghentikan laju Federer yang memang berada di atas angin. “Saya tidak ingin mengucapkan kata tidak beruntung namun saya memang tidak mendapatkannya hari ini. Saya sedikit kecewa,” keluh Djokovic.

    REUTERS | AP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.